Luca Marini Nilai Francesco Bagnaia Adalah Rival Seimbang Marc Marquez
Luca Marini dan Francesco Bagnaia
Berita MotoGP: Dukungan moral datang untuk Francesco Bagnaia jelang MotoGP 2026. Luca Marini menegaskan bahwa Pecco adalah satu-satunya pebalap yang benar-benar mampu menandingi Marc Marquez di Ducati.
Pebalap Honda HRC, Luca Marini, menunjukkan solidaritas kuat sebagai sesama alumni VR46 Riders Academy dengan membela Francesco Bagnaia. Menurut Marini, Bagnaia adalah satu-satunya pebalap di grid MotoGP saat ini yang memiliki level setara untuk menantang Marc Marquez.
Pandangan tersebut muncul di tengah banyaknya kritik yang diarahkan kepada Bagnaia usai musim 2025 yang sulit. Sang juara dunia MotoGP dua kali gagal menunjukkan performa terbaiknya setelah kesulitan beradaptasi dengan Ducati Desmosedici GP25, sementara Marquez justru langsung tampil dominan pada musim debutnya bersama tim pabrikan Ducati.
“Marc sangat kuat dan saat ini memiliki motor terbaik, jadi wajar jika dia menang,” ujar Marini.
“Namun saya yakin Pecco punya peluang besar untuk bangkit. Akan luar biasa melihat mereka bertarung lagi, karena saat ini hanya Pecco yang benar-benar setara dengan Marc.”
Pernyataan tersebut menjadi pembelaan penting bagi Bagnaia yang musim lalu kerap menjadi sasaran kritik publik. Fokus besar terhadap Marquez membuat Bagnaia seolah terpinggirkan, bahkan tak sedikit yang mulai meragukan masa depannya bersama Ducati.
MotoGP 2026 pun dipandang sebagai momen krusial bagi pebalap asal Italia itu. Ia dituntut bangkit sejak awal musim untuk membuktikan bahwa kegagalannya pada 2025 bukan cerminan kualitas sebenarnya.
Selain persoalan teknis, komunikasi Bagnaia di depan media juga ikut disorot. Mantan manajer tim Honda, Livio Suppo, menilai cara Bagnaia menyampaikan pendapat justru memperkeruh situasi.
“Pecco adalah pebalap bertalenta, tetapi dia masih harus belajar soal komunikasi,” kata Suppo.
“Beberapa pernyataannya memicu teori dan spekulasi. Kadang dia terlalu misterius dan itu membuka banyak interpretasi.”
Kondisi tersebut memunculkan rumor bahwa posisi Bagnaia di Ducati tidak lagi sepenuhnya aman. Meski begitu, secara emosional Bagnaia diyakini masih ingin bertahan bersama pabrikan Borgo Panigale.
“Dari sisi perasaan, jelas dia ingin tetap di Ducati karena sudah mencintai merek ini sejak kecil,” ujar Suppo. “Namun di MotoGP, segalanya selalu bergantung pada hasil.”
Dengan dukungan dari Luca Marini dan tantangan besar di depan mata, MotoGP 2026 akan menjadi panggung pembuktian bagi Bagnaia untuk kembali sejajar dengan Marquez di puncak persaingan.
Artikel Tag: Luca Marini, MotoGP 2026, Marc Marquez, Francesco Bagnaia