Kesulitan di Yamaha, Valentino Rossi Menyesal Tinggalkan Honda?
Valentino Rossi, tim Repsol Honda MotoGP 2003.
Berita MotoGP: Valentino Rossi meraih kesuksesan pada awal kariernya di MotoGP bersama Honda. Namun akhir-akhir ini ia kerap kesulitan di Yamaha, apakah The Doctor menyesal telah meninggalkan Honda?
Valentino Rossi pernah mengukir prestasi gemilang bersama Honda pada awal kariernya di kelas premier antara tahun 2000 hingga 2003. Rossi pun langsung menggebrak di musim keduanya, dua titel juara berturut-turut bisa ia raih.
Pada masa kejayaannya tersebut, Rossi justru memutuskan hengkang ke tim rival, Yamaha. Meski mendapat lima gelar juara dunia di Yamaha, namun ia terakhir kali juara di tahun 2009. Yamaha perlahan mulai kehilangan keganasannya akhir-akhir ini.
Lantas apakah pebalap yang bulan depan akan genap berusia 40 tahun itu menyesal meninggalkan Honda?
Dalam acara Che Tempo Che Fa, The Doctor mengaku sama sekali tak menyesali keputusannya meninggalkan Repsol Honda pada akhir 2003 silam, ia justru mendapat banyak pencapaian dengan hijrah ke Yamaha.
Saat ia pindah ke Yamaha, tim garpu tala itu tengah dalam kondisi terpuruk. Rossi diharapkan bisa membawa Yamaha kembali ke jalur juara yang terakhir kali direbut pada 1992 bersama Wayne Rainey.
Keputusan tersebut tentu mendapat banyak kritikan, namun ia justru mengembalikan kejayaan Yamaha di era 2000-an. Sukses memenangi balapan pertamanya bersama Yamaha, di Sirkuit Welkom, Afrika Selatan pada 2004. Ia juga langsung sukses merebut dua gelar dunia secara beruntun.
"Afrika Selatan adalah kemenangan paling indah, momen bersejarah dalam karier saya, mengingat beberapa bulan sebelumnya saya pergi dari Honda," kata Rossi.
Meskipun demikian, Rossi juga mengakui bahwa keputusan meninggalkan Repsol Honda bukanlah keputusan mudah. Ia yakin dirinya bisa meraih lebih banyak gelar dunia jika masih bertahan, namun membenahi dan membawa Yamaha kembali ke puncak merupakan tantangan yang jauh lebih menarik.
"Saya sangat bangga atas apa yang saya lakukan pada 2004. Tadinya saya membela Honda, dan bersama mereka saya bisa meraih gelar dunia selama bertahun-tahun. Tapi saya akhirnya memutuskan pindah ke Yamaha. Inilah yang membuat karier saya lebih berarti," pungkasnya.
Artikel Tag: Valentino Rossi, Honda, yamaha, MotoGP 2019