Gino Borsoi Bicara Soal Penalti Tekanan Ban Miller dan Razgatlioglu
Gino Borsoi bicara soal penalti tekanan ban di GP Catalunya. (Gambar: Speedweek)
Berita MotoGP : Petinggi Pramac Yamaha yaitu Gino Borsoi bicara soal penalti tekanan ban yang menimpa kedua pembalapnya, Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu. Keduanya harus terkena penalti tekanan ban di GP Catalunya lalu.
Gino Borsoi jelas menyayangkan kedua pembalapnya yang terkena penalti dan harus turun posisi cukup jauh. Ketika ditanya mengenai penyebabnya, Borsoi mengatakan bahwa dua kali restart membuat teknisi harus menentukan tekanan ban yang sesuai. Hal ini tidaklah mudah karena jika terlalu tinggi, maka pembalap akan tidak nyaman dan berbahaya bagi mereka sendiri. Namun jika terlalu rendah, pembalap juga terkena penalti.
"Sangat sulit untuk mendapatkan tekanan yang tepat setelah dua kali start ulang. Balapan ini singkat, jadi para pembalap memiliki waktu lebih sedikit untuk memanaskan ban. Kemudian, jika Anda sendirian, ceritanya berbeda. Jika Anda tidak sendirian, ceritanya lain lagi. Sangat berbahaya jika Anda memulai dengan tekanan terlalu tinggi, untuk [memastikan] tetap berada dalam aturan. Tetapi jika Anda [terlalu rendah] Anda akan mendapat penalti. Jadi tidak mudah bagi teknisi untuk menemukan tekanan terbaik untuk memulai balapan," ucap Borsoi saat diwawancara.
Faktor tambahan di Catalunya adalah permukaan lintasan yang kurang mencengkeram, yang berarti dibutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk menghasilkan panas dan tekanan pada ban. Ia pun menjadikan pengalaman ini sebagai bahan pembelajaran agar tidak terulang lagi di masa mendatang.
Artikel Tag: motogp, Jack Miller, Gino Borsoi, Toprak Razgatlioglu, Pramac Yamaha