Kanal

Francesco Bagnaia Pilih Aprilia Usai Lihat Mesin V4 Yamaha Bermasalah

Penulis: Abdi Ardiansyah
24 Feb 2026, 15:35 WIB

Francesco Bagnaia

Berita MotoGP: Francesco Bagnaia dikabarkan membuat keputusan besar jelang MotoGP 2027. Bukan karena nilai kontrak, melainkan keraguan terhadap performa mesin V4 Yamaha yang memengaruhi pilihannya meninggalkan proyek pabrikan Jepang tersebut.

Spekulasi mengenai masa depan Francesco Bagnaia akhirnya mulai menemui titik terang. Pembalap Ducati itu dilaporkan menolak tawaran besar Yamaha setelah melihat langsung performa proyek mesin V4 dalam sesi pengujian pramusim MotoGP.

Menurut laporan sejumlah media Eropa, Bagnaia sebelumnya hampir mencapai kesepakatan dengan Yamaha untuk musim 2027. Pabrikan asal Iwata bahkan disebut menawarkan nilai kontrak yang jauh lebih tinggi dibanding proposal dari Aprilia.

Namun arah negosiasi berubah drastis setelah sesi tes di Sepang dan Buriram. Bagnaia dikabarkan menemukan berbagai persoalan pada pengembangan motor Yamaha, khususnya pada mesin V4 yang menjadi basis proyek baru mereka.

Laporan Motorsport Espana menyebut pembalap asal Italia itu melihat “masalah di berbagai level” selama pengujian berlangsung. Yamaha bahkan sempat menghentikan aktivitas tes di Sepang akibat gangguan mesin yang belum terselesaikan.

Performa di lintasan juga menjadi perhatian serius. Yamaha disebut tertinggal lebih dari satu detik dari para rival utama seperti Ducati dan Aprilia. Situasi tersebut memperkuat keraguan Bagnaia terhadap kesiapan tim menghadapi era regulasi baru mulai 2027.

Alih alih memilih keuntungan finansial, juara dunia dua kali itu memprioritaskan proyek yang dinilai lebih kompetitif.

Aprilia akhirnya muncul sebagai pilihan utama. Pabrikan Noale dianggap menunjukkan perkembangan signifikan dalam dua musim terakhir, terutama setelah peningkatan performa RS GP sejak paruh kedua musim 2025.

Bagnaia disebut telah menyepakati kontrak berdurasi empat tahun bersama Aprilia mulai 2027, sebuah kesepakatan yang jarang terjadi di MotoGP modern.

Menariknya, nilai kontrak tersebut justru lebih kecil dibanding tawaran Yamaha maupun bayaran yang ia terima di Ducati saat ini. Aprilia dilaporkan hanya menawarkan sekitar 2,6 juta poundsterling per musim.

Keputusan ini menegaskan bahwa faktor kompetitif menjadi prioritas utama Bagnaia. Setelah musim 2025 yang mengecewakan dan perubahan dinamika di Ducati dengan hadirnya Marc Marquez sebagai pusat proyek tim, pembalap berusia 29 tahun itu memilih mencari awal baru.

Jika resmi diumumkan, Francesco Bagnaia akan berduet dengan Marco Bezzecchi di Aprilia. Kombinasi dua pembalap Italia tersebut diproyeksikan menjadi salah satu line up terkuat pada era regulasi baru MotoGP yang diprediksi mengubah peta persaingan secara besar besaran.

Artikel Tag: yamaha, aprilia, Francesco Bagnaia

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru