Kanal

Enea Bastianini Terlanjur Gabung KTM Tech3, Tak Tahu Ada Krisis Dibaliknya

Penulis: Abdi Ardiansyah
21 Agu 2026, 05:30 WIB

Enea Bastianini

Berita MotoGP - Enea Bastianini disebut tidak mengetahui kondisi sebenarnya yang tengah dihadapi KTM ketika memutuskan bergabung dengan Tech3. Mantan manajernya, Carlo Pernat, mengungkap kesepakatan tersebut dibuat hanya beberapa bulan sebelum krisis finansial KTM mulai mencuat.

Enea Bastianini harus menjalani periode sulit sejak meninggalkan Ducati dan bergabung dengan Tech3 KTM. Menurut mantan manajernya, Carlo Pernat, pembalap asal Italia itu bahkan tidak mengetahui “bencana” yang sedang mendekati KTM ketika kontrak disepakati.

Bastianini memilih KTM setelah kehilangan kursinya di tim pabrikan Ducati karena posisi tersebut akhirnya diberikan kepada Marc Marquez. Ia kemudian menandatangani kontrak dengan Tech3 pada 2024 untuk membalap bersama tim satelit KTM.

Saat kesepakatan dibuat, situasi KTM terlihat cukup menjanjikan. KTM bahkan menjadi salah satu kekuatan utama MotoGP pada musim 2024.

Namun situasi berubah drastis tidak lama kemudian. KTM mengalami krisis finansial dan memasuki proses restrukturisasi di bawah pengawasan pengadilan. Kelangsungan program MotoGP mereka pun sempat menjadi pertanyaan sebelum dukungan dari Bajaj Auto membantu mengamankan masa depan perusahaan.

Pernat mengaku tidak pernah mendapat tanda-tanda mengenai masalah besar tersebut ketika dirinya dan Bastianini bernegosiasi dengan KTM.

“Ketika Enea Bastianini dan saya menyadari tidak ada lagi tempat untuknya di Ducati, kami pergi berbicara dengan KTM. Saat itu ada Beirer, Guidotti, dan Sterlacchini,” ujar Pernat kepada Gazzetta dello Sport.

“Kami membuat semua kesepakatan dan tidak ada peringatan mengenai bencana yang akan terjadi, yang konsekuensi pertamanya adalah kepergian Guidotti dan tidak diperpanjangnya kontrak Sterlacchini.”

Francesco Guidotti meninggalkan KTM pada September 2024, hanya sekitar tiga bulan setelah Bastianini menandatangani kontraknya. Sementara itu, direktur teknis Fabiano Sterlacchini lebih dulu hengkang pada Juli tahun yang sama.

“Kami membuat kesepakatan dengan orang-orang tersebut, kemudian mereka pergi,” kata Pernat.

Situasi tersebut membuat perjalanan Bastianini bersama KTM tidak berjalan sesuai harapan. Dari 12 seri yang telah berlangsung pada 2026, ia delapan kali gagal mencapai Q2 dan baru mencatat satu podium Grand Prix sejak bergabung dengan KTM.

Enea Bastianini memang masih terikat kontrak hingga akhir musim 2026. Namun, ia diperkirakan akan pindah ke Trackhouse Aprilia pada 2027.

KTM sendiri kini tengah melakukan perombakan besar. Pedro Acosta akan meninggalkan KTM menuju Ducati, sementara Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio diproyeksikan mengisi susunan tim pabrikan musim depan.

Artikel Tag: ktm, Enea Bastianini, Carlo Pernat, Tech3

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru