Kanal

Ducati Tak Panik Meski Aprilia Dominan di Awal MotoGP 2026

Penulis: Abdi Ardiansyah
16 Mar 2026, 13:34 WIB

Marc Marquez (Ducati) dan Marco Bezzecchi (Aprilia)

Berita MotoGP: Aprilia tampil dominan pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand. Meski demikian, Ducati menegaskan bahwa mereka belum kehilangan peluang untuk kembali bersaing di papan atas.

Aprilia memulai musim MotoGP 2026 dengan performa impresif setelah meraih kemenangan di seri pembuka di Thailand. Dominasi tim asal Noale itu memunculkan spekulasi bahwa Ducati mulai kehilangan keunggulan yang selama ini mereka miliki di kelas utama.

Pada balapan di Sirkuit Buriram, Marco Bezzecchi berhasil meraih kemenangan dengan selisih lebih dari lima detik. Bahkan empat pembalap Aprilia mampu menembus lima besar pada akhir balapan.

Sebaliknya, Ducati mengalami akhir pekan yang kurang memuaskan. Pembalap terbaik mereka finis cukup jauh dari posisi terdepan, dengan Fabio Di Giannantonio tertinggal sekitar 16 detik dari Bezzecchi.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran di internal Ducati bahwa mereka mulai tertinggal dari Aprilia. Beberapa pihak bahkan menilai Aprilia kini memiliki motor yang lebih cepat dibandingkan Ducati.

Juara dunia dua kali Francesco Bagnaia juga mengakui bahwa Aprilia tampil sangat kuat pada awal musim ini. Namun Ducati menegaskan bahwa hasil di Thailand belum mencerminkan kekuatan sebenarnya sepanjang musim.

Test rider Ducati, Michele Pirro, menolak anggapan bahwa timnya sedang mengalami kemunduran serius. Menurutnya, Ducati masih memiliki potensi besar untuk kembali bersaing.

“Kami tidak suka dengan anggapan bahwa Ducati sudah selesai atau tidak punya peluang. Kami tidak melihatnya seperti itu,” ujar Pirro.

Pirro menjelaskan bahwa kondisi lintasan di Thailand memang lebih cocok dengan karakter motor Aprilia. Selain itu, Ducati juga masih memiliki peluang untuk memperbaiki performa dalam seri seri berikutnya.

Ia mencontohkan bahwa Marc Marquez sebenarnya sempat berada di posisi depan dalam Sprint Race sebelum terjadi insiden yang membuatnya kehilangan posisi.

Pada balapan utama, Marquez juga sempat bersaing untuk podium sebelum akhirnya gagal finis akibat kerusakan pada pelek belakang motornya.

Menurut Pirro, persaingan antara Ducati dan Aprilia saat ini sebenarnya cukup seimbang. Ia yakin Ducati masih mampu mengejar ketertinggalan.

“Aprilia dan Ducati saat ini sangat berimbang. Kami tetap percaya diri, kami hanya perlu tetap tenang dan terus bekerja,” katanya.

Ducati juga dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan aerodinamika untuk motor mereka pada seri berikutnya di Brasil. Upgrade tersebut diharapkan dapat membantu mereka kembali bersaing dengan Aprilia.

Selain fokus pada pengembangan motor untuk musim ini, Ducati juga mulai mengerjakan proyek mesin 850cc yang akan digunakan pada era regulasi baru MotoGP mulai 2027.

Dengan musim yang masih sangat panjang, Ducati menilai terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa dominasi mereka di MotoGP telah berakhir.

Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, aprilia, Marco Bezzecchi, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru