Dovizioso Prediksi Marc Marquez Pensiun Usai Semusim Lagi di Ducati
Marc Marquez
Berita MotoGP - Andrea Dovizioso memiliki firasat bahwa Marc Marquez mungkin tidak akan menjalani seluruh kontrak barunya bersama Ducati hingga 2028. Jika berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP 2026, Marquez diperkirakan tetap membalap pada 2027, tetapi tanpa ambisi besar untuk kembali bersaing memperebutkan gelar.
Marc Marquez menandatangani kontrak baru bersama Ducati pada Juni lalu yang mengikatnya hingga akhir musim 2028. Kesepakatan tersebut juga dilaporkan memberinya kenaikan gaji setelah sejumlah pihak menunjukkan ketertarikan untuk merekrutnya, termasuk Honda yang dikabarkan menjajaki kemungkinan reuni menjelang era motor 850cc.
Bersama tim pabrikan Ducati, Marquez kembali ke puncak MotoGP dengan menjuarai musim 2025. Pembalap berusia 33 tahun itu kini berpeluang mempertahankan gelarnya. Dengan lima seri tersisa pada 2026, ia hanya tertinggal dua poin dari Jorge Martin yang memimpin klasemen.
Jika kembali menjadi juara, Marquez akan mengoleksi delapan gelar di kelas premier, menyamai rekor Giacomo Agostini. Gelar tersebut sekaligus menjadi gelar juara dunia ke-10 sepanjang kariernya, setelah sebelumnya menjuarai kelas 125 cc pada 2010 dan Moto2 pada 2012.
Namun kondisi fisik Marquez menjadi perhatian setelah ia mengalami masalah cedera pada bahu kanannya sepanjang 2026. Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa ia bisa pensiun lebih cepat, meskipun masih terikat kontrak dengan Ducati.
Mantan pembalap MotoGP Andrea Dovizioso tidak memperkirakan Marquez langsung pensiun setelah meraih gelar tahun ini. Ia justru menduga Marquez akan tetap membalap pada 2027 sebagai bentuk penghormatan kepada Ducati, sekaligus mencoba tantangan baru ketika regulasi dan ban mengalami perubahan.
“Perasaan saya, jika dia berhasil menjadi juara tahun ini, dia akan merasa puas dan tidak lagi mencari hal lain,” ujar Dovizioso melalui kanal YouTube miliknya.
“Saya memperkirakan dia tetap membalap tahun depan, tetapi lebih karena rasa hormat kepada Ducati. Dia tidak ingin membuat tim kesulitan, meskipun mungkin tidak lagi memiliki ambisi besar untuk menjadi juara,” lanjutnya.
Dovizioso menambahkan, Marquez masih mungkin mengubah pendekatannya jika mampu tampil kompetitif dengan motor generasi baru. Namun jika tidak, musim 2027 bisa menjadi kesempatan baginya untuk menikmati tahun terakhir di MotoGP tanpa tekanan besar.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Andrea Dovizioso, MotoGP 2026