Kanal

Bezzecchi Tak Anggap Diri Penantang Sebelum Kurangi Kesalahan

Penulis: Gasti Lailasari
31 Mar 2026, 20:18 WIB

Bezzecchi Tak Anggap Diri Penantang Sebelum Kurangi Kesalahan - sumber: (motorsport)

Berita MotoGP: Marco Bezzecchi, pembalap Aprilia, menyatakan dirinya belum akan menganggap dirinya sebagai pesaing serius untuk gelar MotoGP hingga ia dapat menghilangkan kesalahan-kesalahan mahal yang sering terjadi dalam balapan sprint. Pembalap asal Italia ini sedang dalam performa luar biasa dengan rentetan kemenangan sejak ajang di Portimao tahun lalu, dan kemenangan di GP Amerika Serikat menandai kemenangan grand prix kelimanya secara berturut-turut.

Namun, Bezzecchi harus kehilangan banyak poin dalam balapan Sabtu selama periode tersebut, yang membuatnya hanya memimpin tipis empat poin di klasemen sementara. Pada pembukaan musim di Thailand, ia tergelincir dari posisi terdepan dalam sprint, dan kesalahan serupa saat sedang berada di posisi kedua membuatnya kehilangan setidaknya sembilan poin di Austin. Bahkan di Goiania, di mana ia finis keempat, kesalahan memupuskan peluangnya untuk naik podium.

Walaupun Bezzecchi mendapat pujian karena berhasil bangkit dari kesalahan-kesalahan tersebut dengan memenangkan balapan pada hari Minggu, ia mengakui bahwa harus mengurangi kesalahan agar dapat menempatkan dirinya sebagai penantang sejati dalam perebutan gelar. "Selama saya belum bisa menghindari kesalahan seperti yang terjadi pada hari Sabtu, saya tidak akan merasa seperti pesaing," ujarnya kepada penyiar Spanyol, DAZN.

Bezzecchi "sangat sedih" setelah insiden dalam sprint di Austin, di mana ia kehilangan posisi kedua dari rekan setimnya, Jorge Martin, setelah salah mengatur pengereman di Tikungan 12. Kesalahan ini membuat Martin meraih kemenangan dari pembalap Ducati, Francesco Bagnaia. Meskipun sulit menerima kesalahan tersebut, Bezzecchi memberikan kredit kepada tim Aprilia yang membantunya kembali bangkit dan tampil kuat pada hari Minggu. "Saya sangat terkejut dengan hasil ini," katanya. "Saya sudah terkejut di Goiania, tetapi di sini lebih lagi, karena setelah Sabtu, itu adalah pil yang sulit untuk ditelan."

Bezzecchi menambahkan bahwa dukungan dari tim Aprilia sangat berarti baginya saat ia merasa sedih akibat kesalahannya. Seluruh tim bekerja keras hingga larut malam untuk memperbaiki segala sesuatu dan meningkatkan cara mengendarai motor.

Artikel Tag: aprilia, Marco Bezzecchi

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru