☰
Kanal
✕

Aprilia Unggul di Mandalika, Raul Fernandez dan Ai Ogura Enggan Mengalah

Penulis: Abdi Ardiansyah
09 Okt 2026, 18:50 WIB

Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi

Berita MotoGP - Karakteristik Sirkuit Mandalika yang mengalir dinilai cocok untuk motor RS-GP Aprilia. Hal ini membuat dua rider dari Trackhouse (tim satelit Aprilia) Raul Fernandez dan Ai Ogura enggan begitu saja mengalah dari rider Tim Pabrikan Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi yang kini sedang berjuang mempertahankan peluang juara.

MotoGP Indonesia 2026 diprediksi menjadi panggung dominasi Aprilia. Sirkuit Mandalika yang mengalir dan butuh corner speed tinggi dikenal ramah untuk RS-GP, apalagi Michelin membawa ban belakang tahan panas yang cocok dengan karakter motor Noale.

Prediksi itu datang bukan hanya dari internal Aprilia, tetapi juga rival. Pembalap Honda HRC Castrol, Luca Marini, menilai keempat motor Aprilia akan sulit dikalahkan di Lombok. "Ini adalah trek yang saya sukai, tetapi saya pikir keempat motor Aprilia akan tak terkalahkan di sini," ujar adik Valentino Rossi itu, dilansir Crash.net. Meski begitu, ia tidak mengesampingkan Marc Marquez yang performanya sedang menanjak.

Dari garasi Aprilia sendiri persaingan memanas karena semua pembalap masih punya hitungan matematis untuk gelar. Jorge Martin memimpin klasemen, Marco Bezzecchi tertinggal 49 poin, sementara duo Trackhouse Raul Fernandez dan Ai Ogura juga masih memiliki peluang. Situasi itu membuat CEO Aprilia Massimo Rivola menegaskan sampai detik ini belum ada rencana team order.

Raul Fernandez yang musim lalu meraih podium Sprint perdananya di Mandalika menegaskan tidak akan melunak.

"Jika kita bisa menang, kita harus menang," kata pembalap asal Spanyol itu.

"Saya tidak memikirkan perintah tim sekarang. Jika di dua balapan terakhir kita perlu memikirkan gelar, kita akan lihat di dua balapan terakhir," ujarnya.

"Saat ini, yang terpenting adalah kita berlomba untuk Trackhouse, dan kita perlu memberikan yang terbaik untuk mereka," tegas Fernandez yang akan membalap dengan livery Gulf inspirasi Ford GT40 akhir pekan ini.

Hal senada diungkap Ai Ogura. Pembalap Jepang itu tetap menjaga sikap hati-hati, tetapi tidak akan mengalah begitu saja selama tidak ada instruksi tim.

"Jika Jorge atau Bez ada di depan saya, saya pasti tidak akan melakukan hal bodoh," ujar Ogura.

"Tetapi jika saya merasa bisa menyalip dengan aman, maka tentu saja saya akan mencoba. Itu sangat bergantung pada situasi mereka dan situasi saya," katanya.

"Namun biasanya, jika seorang pembalap memiliki satu pembalap di depannya yang bisa dia salip, dia akan menyalip," ucapnya.

Dengan selisih hanya dua poin antara Martin dan Marquez menuju Mandalika, kebebasan bertarung di internal Aprilia bisa menjadi berkah sekaligus ancaman. Tanpa team order, semua dipersilakan menang, yang berarti balapan di Lombok akan berlangsung terbuka tanpa ada yang sengaja mengalah.

Artikel Tag: aprilia, sirkuit mandalika, Jorge Martin, Raul Fernandez, Ai Ogura

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru