Aprilia Tampil Trengginas, Francesco Bagnaia Akui Ducati Tak Lagi Tercepat
Francesco Bagnaia MotoGP Thailand
Berita MotoGP: Francesco Bagnaia melontarkan pernyataan mengejutkan usai MotoGP Thailand 2026. Pebalap Ducati itu mengakui pabrikan asal Italia tersebut tak lagi memiliki motor tercepat setelah dikalahkan dominasi Aprilia di Buriram.
MotoGP Thailand 2026 menjadi akhir pekan yang sulit bagi Ducati. Untuk pertama kalinya dalam waktu lama, pabrikan asal Borgo Panigale itu benar benar kehilangan keunggulan, bahkan gagal menempatkan satu pun pebalap di podium.
Aprilia tampil dominan di Sirkuit Buriram. Marco Bezzecchi merebut pole position sebelum akhirnya mengunci kemenangan meyakinkan pada balapan utama. Lebih impresif lagi, seluruh pebalap Aprilia finis di lima besar, menunjukkan konsistensi performa RS GP musim ini.
Sebaliknya, Ducati justru terseok. Fabio Di Giannantonio menjadi pebalap Ducati dengan hasil terbaik di posisi keenam. Francesco Bagnaia hanya mampu finis ketujuh setelah menjalani akhir pekan yang penuh tantangan.
Juara dunia dua kali itu bahkan gagal lolos langsung ke Q2, mengulang masalah musim lalu. Situasi semakin memburuk ketika Marc Marquez mengalami pecah ban belakang dan Alex Marquez terjatuh di fase akhir lomba.
Usai balapan, Bagnaia memberikan penilaian jujur terhadap performa timnya.
“Kami tidak lagi yang tercepat,” ujar Bagnaia seperti dikutip jurnalis Neil Morrison dalam sesi media pascalomba.
Pernyataan tersebut mencerminkan perubahan peta persaingan MotoGP musim ini. Sejak 2020, Ducati mendominasi kejuaraan konstruktor dan meraih seluruh gelar pembalap sejak 2022. Mereka bahkan sempat mencatat 88 balapan beruntun dengan setidaknya satu pebalap naik podium, rekor yang kini terhenti.
Di Buriram, perbedaan performa terlihat jelas. Motor Aprilia tampak lebih stabil dan memiliki kecepatan balap yang lebih konsisten, terutama di tikungan panjang dan fase akselerasi.
Ironisnya, mulai 2027 Bagnaia akan bergabung dengan Aprilia dalam kontrak jangka panjang dan menjadi rekan setim Bezzecchi. Jika tren performa saat ini berlanjut, keputusan tersebut bisa menjadi langkah strategis yang tepat.
Meski demikian, regulasi baru MotoGP akan mulai berlaku pada 2027, termasuk perubahan spesifikasi mesin. Artinya, peta kekuatan masih bisa berubah. Namun untuk saat ini, Aprilia telah mengirim pesan kuat bahwa dominasi Ducati tidak lagi mutlak.
Bagnaia dan Ducati kini menghadapi tantangan besar untuk segera bangkit sebelum kehilangan momentum di awal musim 2026.
Artikel Tag: Ducati, aprilia, Francesco Bagnaia, MotoGP Thailand, Marco Bezzecchi