Kanal

Moses Itauma Akui Sifat Perfeksionis Jadi Tantangan dalam Latihan

Penulis: Hanif Rusli
29 Agu 2026, 20:03 WIB

Bersama pelatih Ben Davison dan Lee Wylie, Moses Itauma terus memperbaiki berbagai kesalahan serta menutupi celah dalam permainannya. (Foto: Fight TV)

Moses Itauma mengakui sifat perfeksionis menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus ia atasi dalam persiapan menghadapi Filip Hrgovic.

Itauma akan memperebutkan gelar kelas berat IBF yang lowong di O2 Arena, London, Sabtu malam.

Moses Itauma memiliki rekor sempurna 14-0 dengan 12 kemenangan knockout (KO).

Petinju berusia 21 tahun asal Kent, Inggris, itu belum pernah benar-benar terekspos kelemahannya dalam pertarungan profesional. Karena itu, sebagian besar proses pembelajaran Itauma berlangsung selama latihan di gym.

Bersama pelatih Ben Davison dan Lee Wylie, Itauma terus memperbaiki berbagai kesalahan serta menutupi celah dalam permainannya. Namun, menurut Itauma, justru keinginannya untuk selalu tampil sempurna yang terkadang menjadi masalah.

“Ben dan Lee terus mengatakan bahwa masalah saya adalah saya terlalu menunjukkan rasa frustrasi. Saya mungkin melewatkan sebuah kesempatan atau melakukan kesalahan kecil, lalu cepat menyalahkan diri sendiri. Tapi saya sedang berusaha mengatasinya,” ujar Itauma dalam segmen Teeing Off di DAZN.

Itauma mengatakan kecenderungan tersebut muncul karena dirinya merupakan seorang perfeksionis. Ia berusaha menerima bahwa kesalahan merupakan bagian dari proses perkembangan seorang petinju.

Tantangan tersebut akan semakin besar ketika menghadapi Hrgovic. Petinju Kroasia berusia 34 tahun itu merupakan lawan paling berpengalaman yang pernah dihadapi Itauma.

Hrgovic memiliki rekor 20-1 dengan 15 KO dan dikenal memiliki ketahanan yang dapat membuatnya bertahan menghadapi tekanan awal.

Moses Itauma tetap menjadi favorit dalam pertarungan tersebut.

Namun, petinju yang berada di peringkat keenam kelas berat versi The Ring itu diperkirakan harus menjawab sejumlah pertanyaan serius saat menghadapi Hrgovic, yang menempati peringkat kelima.

Dengan tinggi sekitar 193 sentimeter dan berat 106 kilogram, Itauma menyadari ancaman yang dibawa Hrgovic.

Meski demikian, ia menegaskan tetap fokus pada pertandingan dan tidak membiarkan status sebagai calon juara dunia termuda kedua mengganggu persiapannya.

Jika menang, Moses Itauma yang berusia 21 tahun tujuh bulan akan menjadi juara dunia kelas berat termuda kedua sepanjang sejarah, hanya di belakang Mike Tyson.

Namun, pencapaian tersebut bukan menjadi motivasi utama baginya.

“Saya tidak terlalu memberikan banyak perhatian pada hal itu. Jika tidak ada gelar yang diperebutkan, saya tetap akan menganggap pertarungan ini serius. Sekarang gelarnya memang ada, tetapi saya tetap mempersiapkannya dengan keseriusan yang sama,” kata Itauma.

Pertarungan melawan Hrgovic akan menjadi ujian penting bagi Itauma, bukan hanya dari sisi kemampuan teknis, tetapi juga kematangan mental dalam menghadapi lawan dengan pengalaman jauh lebih banyak.

Artikel Tag: Mike Tyson, Filip Hrgovic

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru