Meski Punya Darah Indonesia, FIFA Tak Izinkan 5 Pemain Ini Dinaturalisasi
Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Berita Timnas - Sejumlah pemain keturunan Indonesia yang berkarier di Eropa pernah dikaitkan dengan peluang memperkuat Timnas Indonesia. Namun Ryan Flamingo, Dean Zandbergen, Mitchel Bakker, Mauresmo Hinoke, dan Jairo Riedewald menghadapi kendala berbeda, mulai dari garis keturunan hingga aturan perpindahan asosiasi FIFA.
Proses naturalisasi pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia tidak hanya bergantung pada keputusan pemerintah untuk memberikan kewarganegaraan. Pemain yang memiliki kewarganegaraan baru juga harus memenuhi persyaratan FIFA agar dapat membela tim nasional negara tersebut.
Untuk pemain yang mengandalkan garis keturunan, aturan FIFA pada prinsipnya mensyaratkan hubungan dengan orang tua atau kakek-nenek. Jika hubungan dengan Indonesia hanya berasal dari buyut, pemain tersebut tidak memenuhi jalur kelayakan berdasarkan keturunan yang dimaksud.
Berikut lima pemain yang pernah dikaitkan dengan Timnas Indonesia, tetapi menghadapi kendala untuk memperkuat skuad Garuda.
1. Ryan Flamingo
Ryan Flamingo merupakan bek tengah yang berkarier bersama PSV Eindhoven di Belanda. Pemain dengan tinggi sekitar 186 sentimeter itu pernah menarik perhatian pencinta sepakbola Indonesia karena memiliki darah keturunan Indonesia.
Namun, berdasarkan informasi yang beredar, garis keturunannya berasal dari buyut. Kondisi tersebut menjadi kendala untuk memenuhi persyaratan melalui jalur keturunan, meskipun ia sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia di media sosial.
2. Dean Zandbergen
Dean Zandbergen merupakan penyerang yang juga sempat dikaitkan dengan skuad Garuda. Ia bahkan pernah menyatakan ketertarikan untuk membela Timnas Indonesia.
Akan tetapi, pelatih John Herdman disebut mengungkapkan bahwa garis keturunan Indonesia milik Zandbergen berasal dari buyut. Jika demikian, ia tidak dapat memenuhi persyaratan kelayakan melalui jalur keturunan tersebut.
3. Mitchel Bakker
Mitchel Bakker pernah menjadi perbincangan pada awal 2025 karena kabar pendekatan untuk naturalisasi. Namun Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut prosesnya sulit lantaran garis keturunan Indonesia sang pemain yang kini membela NEC Nejmegen berasal dari buyut.
Erick menegaskan bahwa FIFA mensyaratkan hubungan keturunan melalui orang tua atau kakek-nenek untuk jalur tersebut. Hingga dokumen yang memenuhi persyaratan ditemukan, peluang Bakker memperkuat Timnas Indonesia melalui jalur keturunan belum dapat dipastikan.
4. Mauresmo Hinoke
Mauresmo Hinoke sempat diproyeksikan menjalani naturalisasi bersama Tim Geypens dan Dion Markx. Namun, prosesnya terkendala karena garis keturunan Indonesia yang dimilikinya disebut berasal dari buyut.
Padahal, Hinoke berpotensi menambah pilihan di lini serang Timnas Indonesia. Kendala tersebut membuat peluangnya memperkuat skuad Garuda melalui jalur keturunan menjadi sulit.
5. Jairo Riedewald
Kasus Jairo Riedewald berbeda dari empat pemain sebelumnya. Ia disebut memiliki darah Indonesia dari neneknya sehingga hubungan keturunannya berpotensi memenuhi persyaratan dasar FIFA.
Kendala utamanya berkaitan dengan riwayat penampilan bersama Timnas Belanda. Riedewald tercatat pernah membela tim senior Belanda, sehingga kelayakannya untuk berpindah asosiasi harus diperiksa berdasarkan aturan, termasuk status pertandingan yang telah dimainkan dan persyaratan terkait lainnya.
Dengan demikian, tidak tepat menyimpulkan bahwa kelima pemain tersebut secara otomatis dilarang FIFA. Kendala masing-masing perlu dilihat berdasarkan dokumen garis keturunan dan aturan kelayakan pemain yang berlaku.
Artikel Tag: FIFA, Timnas Indonesia, Jairo Riedewald, Mitchel Bakker