Kanal

Mesin V4 Bermasalah, Yamaha Bisa Terancam Start dari Pit Lane di MotoGP

Penulis: Abdi Ardiansyah
05 Mar 2026, 21:57 WIB

Fabio Quartararo Yamaha YZR M1 V4

Berita MotoGP: Yamaha menghadapi awal musim yang sulit di MotoGP 2026. Masalah mesin V4 yang performanya masih jauh dari harapan bahkan membuat tim tersebut terancam harus memulai balapan dari pit lane jika melampaui batas penggunaan mesin.

Perjalanan Yamaha di MotoGP 2026 tampaknya tidak akan mudah. Pabrikan asal Jepang itu kini menghadapi ancaman serius terkait reliabilitas mesin V4 baru yang mereka gunakan musim ini.

Pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand, performa Yamaha jauh dari harapan. Keempat pembalap yang menggunakan motor YZR-M1 hanya mampu finis di posisi 14 hingga 18 pada balapan utama di Sirkuit Buriram.

Hasil tersebut membuat pabrikan asal Iwata ini hanya membawa pulang tiga poin dari akhir pekan balapan. Situasi ini semakin memicu kekhawatiran di dalam tim, terutama karena pengembangan mesin V4 mereka masih berada pada tahap awal.

Salah satu masalah yang muncul adalah potensi kegagalan mesin yang bisa berdampak pada penggunaan kuota mesin sepanjang musim. Dalam regulasi MotoGP, setiap pembalap hanya diperbolehkan menggunakan maksimal 10 mesin dalam satu musim.

Jika jumlah tersebut terlampaui, konsekuensinya cukup berat. Pembalap yang melanggar batas penggunaan mesin diwajibkan memulai setiap balapan berikutnya dari pit lane.

Menurut laporan Motorsport Espana, salah satu mesin yang digunakan Fabio Quartararo diduga mengalami masalah setelah balapan di Thailand. Mesin tersebut disebut mengalami kegagalan saat putaran kembali ke pit lane setelah balapan selesai.

Meski tidak berdampak langsung terhadap hasil balapan di Buriram, masalah tersebut bisa menjadi persoalan jangka panjang jika tim ini harus mengganti mesin lebih cepat dari yang direncanakan.

Beberapa staf tim bahkan mulai berspekulasi mengenai kemungkinan penalti tersebut terjadi. Bukan lagi soal apakah akan terjadi, tetapi kapan situasi itu mungkin muncul jika reliabilitas mesin tidak segera membaik.

Masalah seperti ini sebenarnya cukup umum terjadi ketika sebuah tim memperkenalkan konfigurasi mesin baru. Yamaha sendiri baru mulai beralih ke mesin V4 setelah selama bertahun tahun menggunakan mesin inline empat.

Selama pengujian pramusim di Sepang, skuad berlogo Garpu Tala bahkan sempat kehilangan satu hari pengujian karena harus menyelidiki kegagalan mesin yang terjadi pada unit baru mereka.

Meski menghadapi berbagai kendala, Yamaha tetap optimistis bisa meningkatkan performa pada paruh kedua musim. Namun jika masalah reliabilitas terus berlanjut, pembalap mereka berpotensi menghadapi tantangan tambahan dengan harus memulai balapan dari pit lane. Situasi tersebut tentu akan membuat peluang mereka untuk bersaing di papan tengah klasemen semakin sulit.

Artikel Tag: yamaha, Fabio Quartararo, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru