Kanal

Melli Kritik PSG vs Bayern: Sepak Bola Mirip NBA

Penulis: Amalia Sihotang
30 Apr 2026, 00:54 WIB

Melli Kritik PSG vs Bayern: Sepak Bola Mirip NBA - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia: Alessandro Melli, mantan striker Italia yang pernah memperkuat Parma, Sampdoria, dan Milan, melontarkan kritik tajam terhadap sepak bola modern usai pertandingan semi-final Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich yang berakhir dengan skor mencengangkan 5-4. Menurut Melli, pertandingan tersebut menyoroti hilangnya keseimbangan taktis dalam permainan saat ini.

Melalui pernyataannya di media sosial yang dikutip oleh La Gazzetta dello Sport, Melli mengungkapkan kekecewaannya terhadap arah perkembangan sepak bola masa kini. "Saya menentang arus utama, di mana sekarang VAR dan gaya bermain yang mengabaikan pertahanan, penjagaan, atau perlindungan lini tengah, membuat saya muak," tulisnya dengan tegas.

Dia berpendapat bahwa sepak bola saat ini lebih didorong oleh hiburan semata daripada substansi. "Tahu siapa yang menyukai jenis sepak bola ini? Perusahaan televisi, komentator, dan penggemar yang hanya ingin melihat gol tanpa memahami permainan," tambah Melli. "Sepak bola modern telah menjadi seperti NBA baru."

Bahkan setelah menghadapi kritik atas komentarnya, Melli menjelaskan bahwa kritiknya bukanlah pembelaan terhadap sepak bola Italia, melainkan peringatan tentang arah perkembangan olahraga ini. "Saya tidak mengatakan saya lebih suka Milan-Juventus daripada PSG-Bayern, saya akan memilih yang kedua setiap saat," jelasnya. "Maksud saya, dengan tren ini, di mana budaya bertahan sudah tidak ada dan aturan serta VAR mempengaruhi setiap kejadian, kita akan mulai melihat pertandingan berakhir dengan skor 7-5 atau 6-6."

Melli juga menunjukkan perubahan budaya yang lebih luas dalam cara sepak bola dinikmati. "Dulu, mencetak gol itu sulit, Anda harus benar-benar berjuang untuk setiap gol," lanjutnya. "Sekarang ada ide bahwa setiap serangan bisa menghasilkan gol."

Menurutnya, evolusi ini menguntungkan para penyiar dan kepentingan komersial. "Ini membantu televisi menjual produk dan klub menjual tiket dengan harga yang tidak masuk akal," tutup Melli, menekankan bahwa pendapatnya adalah pandangan pribadi, bukan kebenaran mutlak.

Artikel Tag: Bayern Munich, Paris Saint-Germain

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru