Maxence Lacroix Goda Eberechi Eze Jelang Kembali ke Crystal Palace
Maxence Lacroix minta Eberechi Eze tak berlebihan rayakan gelar. (Foto: Justin Setterfield/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Eberechi Eze akan kembali ke Selhurst Park untuk pertama kalinya sejak meninggalkan Crystal Palace menuju Arsenal pada musim panas lalu. Gelandang timnas Inggris itu menikmati musim debut luar biasa di London utara setelah membantu The Gunners mengakhiri penantian 22 tahun untuk menjadi juara Premier League.
Kepulangan Eze ke markas Crystal Palace pada Ahad (24/5/2026) malam WIB dipastikan menjadi salah satu sorotan utama pekan terakhir Premier League. Mantan pemain Palace tersebut masih sangat dicintai para pendukung setelah mencetak gol kemenangan pada final Piala FA musim lalu sebelum pindah ke Arsenal dengan nilai transfer sekitar 67,5 juta poundsterling.
Menjelang pertandingan tersebut, Maxence Lacroix mengaku ikut bahagia melihat kesuksesan mantan rekan setimnya itu bersama Arsenal. Bek asal Prancis tersebut bahkan langsung mengirim pesan kepada Eberechi Eze setelah Manchester City gagal mempertahankan peluang juara Premier League beberapa hari lalu.
“Saya langsung mengirim pesan kepadanya setelah melihat City kehilangan kesempatan melanjutkan perburuan gelar. Saya benar-benar bahagia untuknya karena kami sering berbicara tentang Arsenal dan itu memang salah satu klub favoritnya,” kata Maxence Lacroix.
Namun Lacroix juga bercanda meminta Eze tidak terlalu berlebihan saat merayakan gelar di depan pendukung Crystal Palace. “Kepulangannya akan spesial. Tetapi saya akan bilang kepadanya jangan terlalu banyak merayakan karena ini rumah kami. Dia sudah bukan bagian dari rumah ini lagi. Tetapi jujur saja, kami senang untuknya,” ujarnya sambil tertawa.
Sementara itu, Crystal Palace dan Arsenal sama-sama diperkirakan melakukan rotasi pemain pada laga akhir pekan ini. Palace sedang fokus mempersiapkan final Conference League melawan Rayo Vallecano pekan depan, sedangkan The Gunners bersiap menghadapi Paris Saint-Germain pada final Liga Champions.
Oliver Glasner mengakui dirinya masih mempertimbangkan seberapa banyak perubahan yang akan dilakukan dalam starting XI Palace. “Saya bisa mengubah opini tiga kali sehari soal rotasi. Dari rotasi penuh, tidak ada rotasi, hingga setengah rotasi. Semua pilihan punya sisi positif dan negatif,” kata Glasner.
Meski begitu, ia menegaskan tidak akan mengganti seluruh tim karena memiliki pengalaman buruk ketika terlalu banyak melakukan rotasi pemain dalam waktu singkat. Menurutnya, beberapa pemain kemungkinan hanya akan bermain sekitar 45 menit agar tetap menjaga ritme sebelum final Conference League berlangsung pekan depan.
Artikel Tag: Arsenal, Crystal Palace, maxence lacroix, Eberechi Eze