Kanal

Masih Dingin di Bursa Transfer, Beppe Marotta: Inter Tolak Belanja Besar

Penulis: Uphit Kratos
01 Agu 2026, 04:45 WIB

Beppe Marotta

Berita Liga Italia: Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, menegaskan klub tidak akan melakukan belanja pemain secara berlebihan di tengah kesenjangan ekonomi Liga Inggris.

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, menegaskan filosofi klub yang menolak pendekatan belanja pemain secara berlebihan, meski menyadari kesenjangan ekonomi yang semakin lebar dengan Liga Primer Inggris musim ini.

Dalam wawancara bersama Rete Italia dan Il Globo TV menjelang keberangkatan tim ke Australia, Marotta menjelaskan pandangannya soal ekspektasi klub serta strategi menghadapi ketimpangan finansial sepak bola Eropa modern.

"Ekspektasi kami tetap seperti biasa. Inter berlaga di setiap kompetisi dengan tujuan meraih hasil maksimal. Kami adalah klub yang terbiasa menang, tapi di balik setiap kemenangan ada semangat, kerja keras, budaya kerja, dan rasa memiliki," ujar Marotta.

"Seorang manajer besar pernah mengajarkan saya bahwa presiden klub punya dua hak mendasar, yaitu memilih orang-orang yang bekerja bersamanya dan menetapkan nilai-nilai yang menjadi fondasi klub. Prinsip itulah yang memandu setiap keputusan kami," lanjutnya.

"Pada era 1980-an dan 1990-an, Serie A menjadi acuan sepak bola dunia. Kini keseimbangan itu telah berubah, dan kesenjangan ekonomi dengan liga seperti Liga Primer Inggris terlihat jelas. Kami tidak bisa berpikir untuk menutup jarak itu dengan belanja gila-gilaan," tegas Marotta.

"Respons kami harus berbeda, yakni lewat kreativitas, kompetensi, dan motivasi. Gagasan bahwa siapa yang belanja lebih banyak otomatis akan menang bukanlah bagian dari olahraga. Kami bersaing dengan membangun nilai-nilai, memaksimalkan kerja manajemen, pelatih, staf teknis, dan para pemain," tutup Marotta.

Artikel Tag: Inter Milan, Liga Italia, beppe marotta

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru