Kanal

Mariusz Wach Puji Gaya Bertarung Tyson Fury Jelang Duel Lawan Joshua

Penulis: Abdi Ardiansyah
13 Agu 2026, 11:41 WIB

Tyson Fury

Berita Tinju - Mariusz Wach menilai Tyson Fury masih memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menyulitkan Anthony Joshua jika duel besar antara dua mantan juara dunia kelas berat itu benar benar terwujud.

Wach menjadi lawan Fury dalam pertarungan pemanasan di Max Muay Thai Stadium, Pattaya, Thailand, pada 24 Juli lalu. Duel tersebut menjadi bagian dari persiapan Fury sebelum menghadapi Joshua, setelah keduanya sama sama sepakat menjalani satu laga terlebih dahulu sebelum bertemu.

Fury tampil dominan dalam pertarungan tersebut. Petinju asal Inggris itu terus menekan Wach hingga akhirnya petinju Polandia tersebut tidak melanjutkan pertandingan setelah ronde ketujuh. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan kedua Fury pada 2026 setelah sebelumnya mengalahkan Arslanbek Makhmudov melalui keputusan angka pada April.

Meski pertandingan melawan Wach mendapat sorotan karena perbedaan usia dan kualitas kedua petinju, pengalaman menghadapi Fury membuat Wach memiliki gambaran langsung mengenai karakter bertarung calon lawan Joshua tersebut.

Menurut Wach, Fury memiliki gaya yang tidak mudah dibaca. Selain mengandalkan jangkauan tubuhnya yang panjang, Fury juga mampu mengubah ritme dan tetap agresif ketika menemukan celah.

"Tyson adalah petarung yang sangat tidak ortodoks. Dia memiliki jangkauan panjang, sangat dinamis, tajam, dan juga kuat," ujar Wach kepada Seconds Out.

Wach mengaku kini menantikan duel Fury melawan Joshua. Menurutnya, gaya unik Fury akan menjadi salah satu faktor menarik yang perlu diperhatikan ketika kedua petinju akhirnya berhadapan.

"Saya menunggu pertarungan berikutnya melawan Joshua. Saya sangat tertarik melihat bagaimana pertarungan itu berlangsung," katanya.

Fury dan Joshua saat ini memang tengah diarahkan menuju pertarungan besar yang diperkirakan berlangsung pada akhir 2026. Namun, lokasi pertandingan masih menjadi persoalan. Madison Square Garden di New York disebut sebagai salah satu opsi utama, sementara kubu Joshua dan promotornya, Eddie Hearn, tetap mendorong agar duel digelar di Inggris.

Bagi Tyson Fury, duel tersebut menjadi kesempatan untuk menghadapi salah satu rival terbesar yang belum pernah ditemuinya di atas ring. Sementara Joshua akan menghadapi tantangan dari petinju yang memiliki ukuran tubuh, jangkauan, pergerakan, dan gaya bertarung yang sangat berbeda dari lawan lawan sebelumnya.

Dengan kedua petinju sama sama telah menjalani laga pemanasan, perhatian kini beralih pada penyelesaian detail pertarungan yang sudah lama dinantikan penggemar tinju dunia.

Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua, Heavyweight

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru