☰
Kanal
✕

Marc Marquez Tak Dihukum Usai Tabrakan dengan Bezzecchi, Ini Kata Pedrosa

Penulis: Abdi Ardiansyah
08 Nov 2026, 16:20 WIB

Marc Marquez bersenggolan dengan Marco Bezzecchi

Berita MotoGP - Dani Pedrosa meminta MotoGP menjaga konsistensi dalam penerapan hukuman setelah Marc Marquez tidak mendapat penalti atas insidennya dengan Marco Bezzecchi di Sprint Race GP Qatar 2026. Meski menilai kejadian tersebut sebagai insiden balapan biasa, Pedrosa menegaskan bahwa keputusan Race Direction harus memiliki standar yang jelas.

Tabrakan antara Marc Marquez dan Marco Bezzecchi terjadi pada lap keempat setelah balapan dimulai ulang di Sirkuit Lusail, Sabtu (7/11/2026). Bezzecchi mencoba menyalip dari sisi dalam Tikungan 1, tetapi motornya bersenggolan dengan Ducati milik Marquez.

Kontak tersebut membuat Bezzecchi kehilangan kendali dan terjatuh hingga gagal menyelesaikan balapan. Sementara itu, Marquez mampu melanjutkan Sprint Race dan akhirnya keluar sebagai pemenang di depan Fabio Di Giannantonio serta Jorge Martin.

Keputusan stewards untuk tidak menjatuhkan hukuman kepada Marquez memicu perdebatan. Bos Aprilia, Massimo Rivola, bahkan terlihat menunjukkan kemarahan setelah melihat pembalapnya tersingkir dari persaingan.

Namun, Pedrosa memiliki pandangan berbeda. Mantan pembalap MotoGP tersebut menganggap insiden itu sebagai bagian dari risiko dalam pertarungan di lintasan.

"Menurut saya, itu merupakan insiden balapan. Marc memang meninggalkan celah sebelum kembali mengambil jalur bagian dalam. Biasanya, pembalap harus memastikan tidak ada pembalap lain ketika kembali ke jalur tersebut," ujar Pedrosa dalam wawancara dengan DAZN.

Ia juga menjelaskan bahwa posisi Marco Bezzecchi membuat pembalap Aprilia itu kesulitan melihat pergerakan Marquez. Kontak yang terjadi memang tidak terlalu keras, tetapi cukup untuk mengaktifkan airbag Marquez dan membuat ban Bezzecchi kehilangan cengkeraman hingga terjatuh.

Meski demikian, Pedrosa menyoroti hal yang lebih penting dari insiden tersebut, yakni konsistensi keputusan Race Direction.

"Yang terpenting adalah Race Direction memilih untuk tidak menghukum Marc. Konsistensi dalam memberikan hukuman atau tidak memberikan hukuman untuk tindakan seperti ini sangat penting agar pembalap memahami apa yang boleh dilakukan dalam situasi serupa," tegasnya.

Menurut Pedrosa, kepastian standar penilaian akan membantu pembalap mengambil keputusan saat bertarung di lintasan tanpa harus terus menebak interpretasi stewards.

Artikel Tag: Marc Marquez, dani pedrosa, motogp qatar, Marco Bezzecchi

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru