Marc Marquez Sebut Motor Ducati GP26 di MotoGP Inggris Tak Layak Dikendarai
Motor Ducati milik Marc Marquez mengalami kendala degradasi ban di MotoGP Inggris 2026.
Berita MotoGP - Marc Marquez mengungkap alasan di balik penampilan buruknya pada MotoGP Inggris 2026. Pembalap Ducati tersebut mengeluhkan masalah degradasi ban belakang Michelin yang membuat Ducati GP26 terasa sulit dikendalikan.
Marc Marquez harus melewati akhir pekan yang jauh dari ekspektasi pada MotoGP Inggris 2026. Setelah hanya menempati posisi keenam dalam kualifikasi, pembalap Ducati itu finis kesembilan pada Sprint dan ketujuh dalam balapan utama di Silverstone.
Masalah terbesar Marquez muncul pada Sprint. Ia sebenarnya sempat berada dalam persaingan untuk meraih podium, tetapi performanya merosot drastis akibat ban belakang yang kehilangan daya cengkeram.
Dalam rekaman di balik layar yang ditampilkan melalui kanal resmi Ducati, Marquez terdengar menyampaikan keluhannya kepada perwakilan Michelin setelah balapan.
"Ban belakangnya... luar biasa. Baru lap ketiga, sudah tidak layak dikendarai, tidak bisa dikendalikan. Sulit untuk menikung dan membuka gas, rasanya seperti menggunakan ban hujan," ujar Marquez.
Ia juga mengaku belum pernah merasakan kondisi serupa sepanjang menggunakan ban tersebut.
"Saya belum pernah merasakan ini sebelumnya dengan ban ini. Perasaan seperti ini? Tidak pernah. Setelah itu saya tidak bisa mengendarai motor. Ini tidak mungkin," lanjutnya.
Keluhan tersebut menggambarkan betapa besar persoalan yang dihadapi Marquez sepanjang Sprint. Ban belakang Ducati GP26 mengalami degradasi lebih cepat dibandingkan yang dialami pembalap Ducati lainnya sehingga kecepatannya terus menurun menjelang finis.
Kondisi itu juga membuat Marquez kesulitan mengejar para pembalap Aprilia yang tampil dominan di Silverstone. Jorge Martin bahkan berhasil memenangkan Sprint, sedangkan Raul Fernandez keluar sebagai pemenang balapan utama.
Meski masalah ban membaik pada balapan utama, Marquez masih menghadapi persoalan lain. Juara dunia tersebut mengaku kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih setelah cedera bahu yang dialaminya.
Marc Marquez bahkan mengatakan dirinya mengalami masalah pada lengan kanan selama balapan dan tidak memiliki kendali penuh atas bagian tubuh tersebut.
Hasil di Silverstone menjadi salah satu akhir pekan terburuk Marquez sepanjang musim 2026. Namun, ia masih berada dalam persaingan gelar juara dunia dan akan berusaha bangkit pada seri berikutnya di Aragon, salah satu sirkuit yang memiliki catatan impresif dalam kariernya.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Motogp inggris