Marc Marquez Sebut Banyak Juara MotoGP Cuma Punya Setengah Talenta Pedrosa
Marc Marquez dan Dani Pedrosa
Berita MotoGP - Marc Marquez kembali memberikan pujian tinggi kepada mantan rekan setimnya di Honda, Dani Pedrosa. Menurut Marquez, banyak pembalap yang berhasil menjadi juara dunia MotoGP justru tidak memiliki talenta sebesar Pedrosa.
Dani Pedrosa memang tidak pernah memenangkan gelar juara dunia MotoGP sepanjang hampir 20 tahun berkarier di kelas utama. Namun, pembalap asal Spanyol itu tetap dianggap sebagai salah satu talenta terbesar yang pernah tampil di ajang tersebut.
Pedrosa mengoleksi 31 kemenangan Grand Prix di kelas utama dan tiga kali menjadi runner-up dalam perebutan gelar MotoGP. Kariernya juga berlangsung pada era yang dipenuhi pembalap hebat seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Casey Stoner, dan Marc Marquez.
Marquez sendiri merupakan salah satu rival sekaligus rekan setim Pedrosa di Repsol Honda. Keduanya berbagi garasi selama enam musim, dengan Marquez berhasil meraih lima gelar juara dunia MotoGP dalam periode tersebut.
Dalam dokumenter DAZN Decoded yang membahas perjalanan karier Pedrosa, Marquez menilai kegagalan sang mantan rekan setim meraih gelar MotoGP merupakan salah satu hal paling tidak adil dalam olahraga tersebut.
“Bagi saya, ini adalah salah satu hal paling tidak adil dalam MotoGP,” ujar Marquez seperti dikutip Motosan.
“Banyak pembalap memiliki gelar juara dunia dan hanya memiliki setengah talenta Dani. Setiap kali bertemu dengannya, saya selalu mencoba meminta nasihat darinya,” kata Marquez.
Marquez juga menyoroti kemampuan Pedrosa mengendarai motor MotoGP meski memiliki postur tubuh yang sangat kecil. Pedrosa memiliki tinggi sekitar 158 sentimeter dengan berat sekitar 51 kilogram, salah satu postur paling kecil di grid MotoGP.
“Dani memiliki keterbatasan fisik yang tanpa teknik tidak mungkin bisa diatasi di atas motor-motor ini. Tidak akan pernah ada lagi pembalap seperti dia,” tutur Marquez.
Ia juga mengenang pengalaman mengikuti Pedrosa saat masih menjadi rekan setim Honda. Menurut Marquez, setiap kali berada di belakang Pedrosa, dirinya seperti mendapatkan pelajaran langsung mengenai cara mengendarai motor Honda.
“Setiap kali saya mengikutinya, itu adalah sebuah masterclass tentang bagaimana mengendarai Honda,” ujar Marquez.
Kekaguman Marquez terhadap Pedrosa bukan hal baru. Setelah memenangkan MotoGP Republik Ceko 2026, ia juga memberikan penghormatan kepada mantan rekan setimnya tersebut karena pernah menunjukkan kepadanya cara meraih kemenangan di Brno melalui persaingan mereka pada 2013 dan 2014.
Artikel Tag: Marc Marquez, Honda, dani pedrosa