Kanal

Manny Pacquiao Sebut Inoue Petinju yang Paling Mirip Dirinya

Penulis: Abdi Ardiansyah
16 Apr 2026, 15:55 WIB

Manny Pacquiao

Berita Tinju : Manny Pacquiao dikenal sebagai salah satu petinju paling unik dalam sejarah tinju dunia. Dengan kecepatan luar biasa, footwork tajam, serta kombinasi pukulan cepat, ikon asal Filipina ini membangun reputasi sebagai petarung agresif yang sulit ditandingi pada masa kejayaannya.

Salah satu penampilan paling ikonik Pacquiao terjadi saat menghadapi Ricky Hatton pada 2009. Dalam pertarungan tersebut, ia mengakhiri laga secara dramatis lewat pukulan hook kiri keras di ronde kedua. Kemenangan itu semakin mengukuhkan statusnya sebagai petinju elite dunia.

Sepanjang kariernya, Pacquiao mencatatkan prestasi luar biasa dengan menjadi juara dunia di delapan kelas berbeda, sebuah pencapaian langka yang hingga kini belum mampu disamai petinju lain.

Kini di usia 47 tahun, Pacquiao melihat ada satu nama yang dinilai memiliki kemiripan dengan gaya bertarungnya, yaitu Naoya Inoue. Petinju asal Jepang yang saat ini berstatus juara tak terbantahkan kelas super bantam tersebut dianggap memiliki karakteristik yang mendekati dirinya, terutama dalam hal pergerakan kaki dan kecepatan menyerang.

Pacquiao menilai Inoue mampu mengontrol jalannya pertarungan melalui footwork yang cerdas, sehingga lawan kesulitan mengembangkan permainan. Hal ini menjadi salah satu kunci dominasi Inoue di atas ring.

“Saya suka Inoue, saya suka cara dia bertarung. Ya, dia yang paling mendekati gaya saya saat ini. Saya bisa bilang dia yang paling mirip, karena saat awal kariernya saya sempat datang ke Jepang dan dia bertanya soal teknik pukulan dan hal lainnya,” ujar Pacquiao.

Ia juga menekankan pentingnya footwork dalam tinju modern, yang menurutnya menjadi fondasi utama bagi seorang petinju untuk menguasai pertandingan.

“Saya mengatakan kepadanya bahwa hal terpenting dalam tinju adalah footwork. Jika kamu punya pergerakan kaki yang baik, kamu bisa melakukan banyak hal,” tambahnya.

Selain teknik, kesamaan lain antara Pacquiao dan Inoue terletak pada kekuatan pukulan. Inoue dikenal memiliki daya hancur tinggi, terbukti dari catatan kemenangan impresif dengan mayoritas diraih melalui knockout. Rekor tak terkalahkan yang ia miliki juga mempertegas dominasinya di beberapa divisi.

Dalam laga berikutnya, Inoue dijadwalkan menghadapi Junto Nakatani pada 2 Mei. Pertarungan ini diprediksi menjadi ujian terberat bagi Inoue, mengingat kualitas lawannya yang juga berada di level elite.

Jika mampu kembali menang, Inoue semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu petinju terbaik dunia saat ini, sekaligus mempertegas penilaian Manny Pacquiao bahwa dirinya adalah refleksi gaya bertarung sang legenda di era modern.

Artikel Tag: Manny Pacquiao, Tinju Dunia, naoya inoue, Kelas Bantam Super

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru