Luka Modric dan Rabiot Dominasi Lini Tengah di Laga Milan vs Lecce
Luka Modric
Berita Liga Italia: Luka Modric menjawab keraguan usai tampil dominan mengatur tempo, sementara Adrien Rabiot cetak gol lewat pergerakan menyerang dari lini tengah.
Luka Modric harus menghadapi sesuatu yang jarang ia alami: keraguan publik terhadap performanya. Di usia 41 tahun dengan Milan bermain 2 laga per pekan, Ruben Amorim tetap mempercayainya saat menjamu Lecce di San Siro.
Laga itu menjadi kesempatan sempurna bagi pemain veteran asal Kroasia tersebut untuk menjawab para peragu, karena Milan mendominasi penguasaan bola dan ia leluasa mengatur tempo permainan, terlebih Lecce tak melakukan pressing tinggi.
Saat diberi waktu menguasai bola, kualitas teknik elite eks pemain Real Madrid itu terlihat lewat umpan-umpan cepat yang membuka lini tengah Lecce, memungkinkan Milan melakukan transisi dan menciptakan bahaya berkali-kali.
Dalam laga itu, Modric dibantu Adrien Rabiot yang tampil menyerang. Pemain asal Prancis itu memanfaatkan ruang yang terbuka dengan sejumlah pergerakan maju memakai kekuatan dan kecepatannya untuk menembus pertahanan tim Salentini.
Salah satu momen itu menghasilkan gol indah, dengan proses build-up-nya sangat apik. Ketika itu dia memulai lari dari sekitar 30 meter dari gawang, berkombinasi dengan Christian Pulisic dan Goncalo Ramos sebelum menyelesaikannya dengan baik.
Setelah tampil naik-turun di peran gelandang serang, Rabiot tampaknya lebih berbahaya bermain di posisi gelandang tengah berduet, karena punya lebih banyak ruang untuk melakukan pergerakan maju semacam itu.
Ruben Amorim diharapkan segera menetapkan susunan pemain utama Milan, dan menghindari berbagai eksperimen yang berujung pada hasil yang mengecewakan.
Artikel Tag: AC Milan, Liga Italia, Luka Modric