☰
Kanal
✕

Luka Doncic Buktikan Diri dengan Pertahanan Tangguh

Penulis: Damar Yuliarti
02 Nov 2026, 18:36 WIB

Luka Doncic Buktikan Diri dengan Pertahanan Tangguh - sumber: (mainbasket)

Berita Basket NBA

Luka Doncic kembali menampilkan performa gemilang. Pemain andalan Los Angeles Lakers itu tidak hanya menunjukkan ketajamannya dalam mencetak angka, tetapi juga mengukir prestasi di sektor pertahanan saat membawa Lakers menumbangkan Toronto Raptors dengan skor 131-125 pada Minggu (1/11) di Crypto.com Arena.

Doncic menjadi pilar utama kemenangan ini berkat torehan 45 poin, 15 rebound, 6 asis, dan 5 steal. Ia berhasil memasukkan delapan tembakan tripoin dari 12 percobaan, sekaligus menandai penampilan 40 poin ketiganya dalam empat laga terakhir.

Namun, bukan hanya kontribusi ofensif yang membuat Doncic bersinar. Pemain asal Slovenia ini juga tampil agresif di lini pertahanan, memaksa Raptors melakukan delapan turnover melalui lima steal dan tiga kali mengambil charge.

Menurut ESPN Research, Doncic mencatatkan sejarah. Ia menjadi pemain pertama yang mencapai lima steal dan tiga charge dalam satu pertandingan sejak sistem statistik tersebut diterapkan pada musim 2013-2014.

Penampilan solid tersebut menjadi jawaban bagi kritik yang selama ini diarahkan padanya terkait kemampuan bertahan. Doncic mengakui perkembangan signifikan dalam aspek ini. "Saya memang bukan defender terbaik di NBA, namun tahun ini saya merasa benar-benar meningkat," ungkapnya.

Rekan setim, Walker Kessler, dan pelatih Lakers, JJ Redick, turut memuji kontribusi Doncic dalam bertahan. Redick menyebut mengambil charge sebagai bentuk kepemimpinan dan usaha untuk menang, menyoroti daya saing Doncic yang tinggi baik saat menyerang maupun bertahan.

Saat ini, Doncic mencatat rata-rata 37,7 poin, 8,2 rebound, dan 7,3 asis dengan akurasi tembakan 48,2 persen dan 43,2 persen dari tripoin. Dengan statistik tersebut, Doncic memimpin perolehan poin tertinggi di liga dan diprediksi kembali menjadi kandidat MVP NBA.

Doncic juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap akhir musim lalu. Ia mengingat momentum positif Lakers pada Maret 2026, ketika mereka mencatatkan 13 kemenangan dan dua kekalahan. Namun, cedera mengakhiri musimnya lebih cepat. "Sangat menyenangkan saat itu, jadi cukup frustasi ketika musim berakhir dengan cara seperti itu. Karena itu, menyenangkan bisa kembali menemukan ritme permainan seperti sekarang," imbuh All-NBA enam kali tersebut.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru