Luis de la Fuente Bongkar Persiapan Spanyol Hadapi Portugal
Luis de la Fuente pelajari kekalahan demi balas Portugal. (Foto: Thomas COEX / AFP via Getty Images)
Berita Piala Dunia: Luis de la Fuente mengungkapkan dirinya kembali memutar rekaman kekalahan Spanyol dari Portugal di final UEFA Nations League 2025 sebagai bagian dari persiapan menghadapi duel babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung Selasa (7/7/2026) dini hari pukul 02.00 WIB di Dallas Stadium, Dallas.
Sebelumnya, kapten Spanyol Rodri menegaskan La Furia Roja masih memiliki ruang besar untuk berkembang meski tampil meyakinkan sepanjang turnamen. Kini, De la Fuente berharap evaluasi dari pertemuan terakhir melawan Portugal dapat membantu timnya membalas kekalahan dan melangkah ke perempat final.
Pelatih berusia 65 tahun itu mengatakan dirinya sengaja kembali mempelajari pertandingan final UEFA Nations League yang dimenangi Portugal melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 di Munich.
"Saya sudah melihat pertandingan itu, tetapi dalam sepekan terakhir saya memutarnya lagi karena kami ingin mengingat karakteristik lawan. Detail-detail kecil akan membuat perbedaan besar besok. Semakin kami mengenal lawan, semakin baik persiapan kami," ujar De la Fuente.
"Kami ingin memahami kekuatan mereka, yang jumlahnya sangat banyak, sekaligus kelemahan mereka karena setiap tim pasti memilikinya. Saya pikir pertandingan nanti akan sangat berbeda. Kami sama-sama senang menguasai bola, tetapi ini adalah Piala Dunia dan setiap laga memiliki karakter yang berbeda," lanjutnya.
Luis de la Fuente juga memberikan perhatian khusus kepada Cristiano Ronaldo yang kembali menjadi andalan Portugal. Menurutnya, penyerang berusia 41 tahun itu tetap mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja.
"Sebagai pesepak bola, dia adalah sosok yang harus benar-benar diperhatikan karena bisa mengubah pertandingan dalam sekejap. Bukan berarti kami akan menerapkan penjagaan satu lawan satu, tetapi di area-area tertentu kami harus selalu sadar dia berada di sana. Cristiano memiliki kualitas dan kelas yang membuatnya bisa menjadi penentu kapan saja. Tentu saya lebih memilih jika dia tidak bermain, tetapi saya rasa dia akan tampil," katanya.
Perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026 bahkan mulai dibandingkan dengan tim juara dunia 2010. De la Fuente mengaku bangga mendengar perbandingan tersebut, tetapi menegaskan para pemainnya masih harus membuktikan diri dengan meraih gelar.
"Perbandingan dengan tim masa lalu membuat saya bangga. Mereka adalah tim yang luar biasa. Namun, para pemain saya tidak mendapatkan apa pun secara cuma-cuma. Pengakuan sejati datang melalui gelar juara, dan para pemain ini masih memiliki karier panjang untuk terus bersaing memperebutkan trofi," tuturnya.
Artikel Tag: Spanyol, Piala Dunia, Portugal, Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente