Luciano Spalletti Ungkap Momen Menyentuh Selama Latih di Juventus
Pelatih Juventus Luciano Spalletti (Image: Juventus)
Berita Liga Italia: Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengungkap momen ketika dirinya tersentuh semenjak melatih Si Nyonya Tua dengan mulai menjabat pada Oktober 2025.
I Bianconeri mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya di Serie A dengan menghadapi Atalanta di New Balance Arena, Bergamo pada Minggu (12/4) dini hari WIB.
Juventus perlu mempertahankan tren positif usai kemenangan 2-0 atas Genoa pada awal pekan ini dengan meraih kemenangan atas La Dea demi menjaga peluang lolos ke Liga Champions pada musim depan.
Pada saat ini, tim asuhan Luciano Spalletti masih ada di peringkat kelima meskipun menang atas Genoa, dengan masih tertinggal satu poin di belakang Como yang berada di empat besar klasemen sementara Serie A.
Pada Jumat (10/4) kemarin, Juve resmi mengumumkan perpanjangan kontrak Spalletti yang memang sudah lama diharapkan bakal tercapai.
Negosiasi telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir, dengan Spalletti akhirnya sepakat untuk tetap menjabat hingga musim panas 2028 mendatang.
Performa Si Nyonya Tua telah mengalami peningkatan di bawah asuhannya, dan Spalletti memiliki sejumlah momen yang menyentuh baginya, salah satunya adalah ketika menghadapi Galatasaray di babak playoff 16 besar Liga Champions.
"Jika saya harus mengingat kembali momen yang paling membekas, mungkin itu adalah momen yang sangat pahit, ketika kami tersingkir dari Liga Champions," kata Spalletti, seperti dilansir dari Ilbianconero.
"Saya melihat seluruh stadion bertepuk tangan untuk kami, memanggil kami ke arah Curva untuk berkumpul di sekitar kami karena mereka melihat kami sangat kecewa. Itu adalah momen yang paling berkesan, di mana kami semua merasa seperti anak-anak dari ibu yang sama. Itu indah."
Artikel Tag: Juventus, Luciano Spalletti