Luciano Spalletti Ungkap Alasan Kenan Yildiz Batal Eksekusi Penalti
Penyerang Juventus Kenan Yildiz (Image: Juventus)
Berita Liga Italia: Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menjelaskan bagaimana Kenan Yildiz batal mengeksusi penalti di laga kontra Sassuolo hingga Manuel Locatelli mengambil alih.
I Bianconeri menjamu Sassuolo di Allianz Stadium, Turin pada lanjutan Serie A, Minggu (22/3) dini hari WIB, dengan modal dua kemenangan beruntun atas Pisa dan Udinese.
Juventus mengawalinya dengan baik setelah Kenan Yildiz membuka skor pada menit ke-14 dengan memanfaatkan umpan dari Francisco Conceicao. Namun, tim tamu menyeimbangkan skor di menit ke-52 setelah Andrea Pinamonti menyelesaikan bola dari Domenico Berardi.
Di menit ke-87, tim asuhan Luciano Spalletti sempat memiliki kesempatan emas untuk mencetak gol kemenangan melalui penalti. Namun, eksekusi Manuel Locatelli yang lemah membuat duel berakhir dengan skor imbang 1-1.
Saat penalti hendak dieksekusi, bola sebenarnya sudah digenggam oleh Yildiz, namun Spalletti kemudian meminta Locatelli untuk mengambil alih penalti, yang justru berujung kegagalan.
Namun Spalletti menjelaskan bahwa Yildiz hanya mengambil bola dan Locatelli memang meminta untuk menjadi eksekutor karena dia merupakan eksekutor penalti utama.
"Mari kita coba memberikan penjelasan normal tentang apa yang terjadi. Lain kali Locatelli tidak mengambilnya, ketika dia mengambil penalti untuk David atau Kenan, orang-orang bertanya-tanya mengapa," kata Spalletti dalam konferensi pers, dilansir Ilbianconero.
"Yildiz memegang bola karena dia mengambilnya, dia menahannya di tangannya, itu hal yang baik jika mereka ingin mengambilnya. Saya berbicara dengan Locatelli, yang datang ke sana, dan dia memberi tahu saya bahwa dia mengambilnya," tambahnya.
"Saya mengatakan kepadanya bahwa jika dia ingin mengambilnya, dia akan mengambilnya karena dia adalah penendang penalti. Jadi saya menyuruhnya, mengatakan kepadanya bahwa jika dia mau, dia bisa mengambilnya."
Artikel Tag: Juventus, Manuel Locatelli, Luciano Spalletti, Kenan Yildiz