Luciano Spalletti Tak Mau Jadikan Badai Cedera sebagai Alasan Terpuruk
Pelatih Juventus Luciano Spalletti (Image: Juventus)
Berita Liga Italia: Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan bahwa cedera adalah hal yang biasa terjadi dalam sepak bola, dan badai cedera tidak akan menjadi alasan jika mereka terpuruk.
I Bianconeri bakal memenuhi undangan Sassuolo ke Mapei Stadium pada Senin (14/9) dini hari WIB, dengan tekad untuk kembali ke jalur kemenangan setelah ditahan AC Milan dengan skor 1-1.
Namun, Juventus kehilangan banyak pemain, termasuk Manuel Locatelli yang mengalami cedera laga kontra Milan dan baru diharapkan kembali bermain pada 2027 mendatang.
Luciano Spalletti sebelumnya sudah dipusingkan oleh cedera Khephren Thuram dan Kenan Yildiz, selagi Andrea Cambiaso dan Weston McKennie masih berlatih terpisah pada pekan ini. Namun, Pape Matar Sarr sudah mulai kembali dan bisa dipanggil akhir pekan ini.
Spalletti bisa kehilangan delapan pemain dalam pertandingan melawan Sassuolo, namun sang pelatih berusia 67 tahun enggan untuk menyalahkan badai cedera jika mereka terpuruk.
Dia menegaskan bahwa Juve akan berusaha untuk bermain dengan menaikkan level, karena hal semacam ini selalu mungkin terjadi.
"Semua ini sudah kita ketahui... Budaya mencari alasanlah yang selalu membuat kita berpikir seperti itu," kata Spalletti, dilansir dari Sky Sport Italia.
"Saya rasa kita harus memenangkan pertandingan, mendominasi di lapangan, bermain seperti Juve, meningkatkan level permainan kita," tambahnya.
"Jika kita mulai berpikir kita dibatasi oleh satu insiden... itu tidak baik. Bahkan, mari kita lakukan ini: Saya tidak lagi berbicara tentang cedera. Kita harus melampaui semuanya."
Artikel Tag: Juventus, Luciano Spalletti