Luca Marini Pilih Rider MotoGP Terbaik, Tapi Tak Ada Nama Marc Marquez
Luca Marini
Berita MotoGP - Luca Marini punya versi sendiri tentang sosok pembalap MotoGP terbiak di tiap aspek. Menariknya, adik Valentino Rossi tersebut memilih sejumlah nama besar, termasuk sang kakak, tetapi tidak menyebut nama Marc Marquez sama sekali.
Luca Marini sudah hampir satu dekade berada di paddock MotoGP dan berkesempatan melihat langsung kemampuan berbagai pembalap papan atas. Pengalaman tersebut membuat pembalap asal Italia itu memiliki gambaran tersendiri mengenai sosok rider ideal.
Dalam sebuah wawancara dengan Moto.it, Marini diminta memilih pembalap terbaik untuk sejumlah aspek. Valentino Rossi, Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia, Pedro Acosta, hingga Maverick Vinales masuk dalam pilihannya.
Namun, tidak ada satu pun kategori yang diberikan kepada Marc Marquez.
Marini memilih Joan Mir atau Celestino Vietti untuk kemampuan pengereman. Untuk perubahan arah, ia menunjuk Maverick Vinales, sedangkan kemampuan menikung terbaik justru diberikan kepada dirinya sendiri.
"Terbaik dalam pengereman? Joan Mir atau Celestino Vietti."
"Terbaik dalam perubahan arah? Vinales."
"Terbaik saat menikung? Saya!" kata Marini.
Untuk kecepatan dalam satu lap, Marini memilih Fabio Quartararo. Sementara itu, predikat pembalap paling komplit diberikan kepada Valentino Rossi.
"Pembalap paling komplit? Valentino Rossi."
Pilihan tersebut cukup menarik mengingat Rossi merupakan kakak tiri Marini sekaligus sosok yang menjadi salah satu figur terpenting dalam kariernya.
Marini kemudian memilih Francesco Bagnaia untuk urusan kecepatan balapan. Ia terkesan dengan performa Bagnaia pada musim 2024.
"Pace balap terbaik? Sebut saja Pecco (Bagnaia), sangat mengerikan saat balapan, dia seakan-akan terbang," ujar Marini.
Untuk gaya berkendara secara keseluruhan, Marini memilih dua pembalap muda, yakni Pedro Acosta dan Ai Ogura.
"Gaya berkendara terbaik? Menurut saya Acosta, atau Ogura. Mereka berkendara dengan sangat baik."
Yang membuat daftar tersebut semakin menarik adalah absennya Marc Marquez. Padahal, Marquez merupakan salah satu pembalap tersukses dalam sejarah MotoGP dengan tujuh gelar juara dunia kelas premier.
Marini sendiri pernah menjadi rekan setim Marquez di Honda pada 2024 dan 2025. Ia bergabung dengan pabrikan Jepang tersebut setelah Marquez meninggalkan Honda untuk memperkuat Gresini Ducati.
Kini, masa depan Luca Marini kembali berubah. Kontraknya bersama Honda berakhir setelah musim 2026 dan ia diperkirakan akan bergabung dengan KTM Tech3 untuk menghadapi era baru MotoGP dengan mesin 850 cc pada 2027.
Artikel Tag: Marc Marquez, Valentino Rossi, Luca Marini, MotoGP 2026