Luca Marini Bernegosiasi dengan Tech3 KTM untuk 2027
Luca Marini Bernegosiasi dengan Tech3 KTM untuk 2027 - sumber: (motorsport)
Berita MotoGP terhangat datang dari Luca Marini, yang akan mengakhiri masa baktinya selama tiga tahun bersama Honda pada akhir musim MotoGP ini. Pebalap asal Italia tersebut tengah dalam pembicaraan dengan Tech3 KTM, tim satelit KTM, mengenai kemungkinan pindahnya. Pergerakan di pasar pebalap menjadi resmi akhir pekan ini setelah penandatanganan perjanjian komersial antara kejuaraan, pabrikan, dan tim.
Di Assen, tempat berlangsungnya Grand Prix Belanda, pembicaraan antara pebalap yang masih mencari tempat baru dan dua tim yang masih memiliki kursi kosong untuk tahun depan, Tech3 dan Trackhouse, semakin intensif. Salah satu diskusi yang paling menarik perhatian adalah antara perwakilan Marini dan tim Tech3, yang kini dimiliki oleh sekelompok investor dengan wajah publik mantan kepala tim Haas Formula 1, Guenther Steiner.
Seperti yang diketahui Motorsport.com, setelah tiga musim di Honda, Marini tidak akan bertahan dengan tim pabrikan HRC musim depan dan sedang dalam negosiasi untuk pindah ke Tech3, tim satelit KTM. Pihak manajemen tim asal Prancis tersebut tertarik dengan pebalap Italia itu; namun, ada beberapa keraguan dari pihak pabrikan.
Jumat lalu di Assen, Marini mengadakan pertemuan pertama dengan direktur motorsport KTM, Pit Beirer. Pertemuan tersebut meninggalkan kesan positif bagi mantan pebalap motocross itu terhadap Marini, sehingga memberi lampu hijau untuk melanjutkan negosiasi.
Vinales Melihat Dirinya Tersisih
KTM memiliki kontrak dengan Enea Bastianini dan Maverick Vinales hingga akhir tahun, dengan klausul yang memungkinkan perpanjangan otomatis dan sepihak hingga 30 Juni. Namun, baik pabrikan Austria maupun Tech3 tidak berniat untuk memperpanjang kontrak tersebut. Dengan demikian, pada Selasa mendatang, Bastianini bisa secara resmi mengikat masa depannya dengan Trackhouse, sementara Vinales akan kehilangan motor untuk musim depan. Hal ini ia keluhkan pada hari Kamis dengan menuding pabrikan Mattighofen.
Selain itu, Tech3 juga sedang bernegosiasi dengan talenta muda Moto2 asal Australia, Senna Agius, yang berpotensi mengambil kursi kosong di tim tersebut. Jika hal ini terjadi, tidak hanya Vinales yang akan tersingkir, tetapi juga Brad Binder, yang telah bersama KTM selama 15 musim, tujuh di antaranya di MotoGP, akan kehilangan tempat di struktur tersebut. Sementara itu, Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio akan mengisi line-up pabrikan untuk tahun 2027.
Bulega Semakin Dekat dengan VR46
Dengan Marini yang bersiap menuju Tech3, pintu tim VR46 Racing Team milik saudaranya, Valentino Rossi, terbuka lebar untuk Nicolo Bulega, pebalap pabrikan Ducati di Kejuaraan Dunia Superbike. Bulega, yang saat ini memimpin klasemen kejuaraan berbasis produksi, memiliki kontrak dengan pabrikan Italia tersebut untuk menyelesaikan lima uji coba tahun ini dengan motor MotoGP 850cc. Selain itu, Bulega berambisi untuk melompat ke paddock utama, dan tampaknya Ducati akan dapat menempatkannya dalam struktur yang dikelola oleh #46.
Namun, kesepakatan tersebut belum tertutup, karena beberapa poin penting dari perjanjian masih harus dinegosiasikan, seperti bagian mana dari gaji dan motor yang akan dibayar oleh pabrikan dan mana yang akan ditanggung oleh tim. Marini telah memutuskan untuk tidak menggunakan opsi ‘wildcard’ kembali ke tim saudaranya, karena ia percaya langkah itu akan merugikan kredibilitasnya. "Karena kualitas dan karakternya, membawanya kembali akan sangat menarik bagi kami, tetapi ia memutuskan untuk mencari masa depannya di tempat lain dan kami harus menghormati itu. Kami sedang berbicara dengan Bulega, ia adalah salah satu opsi, tetapi bukan satu-satunya," ungkap sumber dari tim yang berbasis di Tavullia kepada Motorsport.com.
Artikel Tag: Luca Marini, Tech3 KTM