Los Angeles Sparks Bidik Kebangkitan Saat Menjamu Portland Fire
Los Angeles Sparks kembali diperkuat pencetak angka terbanyak liga, Kelsey Plum, yang membukukan 27 poin versus Wings pada Jumat lalu. (Foto: AP)
Los Angeles Sparks dan Portland Fire sama-sama mengusung misi bangkit saat bertemu dalam lanjutan musim reguler WNBA, Minggu (8/6) malam waktu setempat atau Senin pagi WIB.
Kedua tim datang ke laga ini dengan modal hasil kurang memuaskan dan bertekad mengakhiri tren negatif masing-masing.
Los Angeles Sparks saat ini tengah mengalami tiga kekalahan beruntun.
Kekalahan terbaru terjadi pada Jumat lalu ketika mereka menyerah 96-104 dari Dallas Wings di kandang sendiri meski telah kembali diperkuat pencetak angka terbanyak liga, Kelsey Plum.
Plum sebelumnya absen dalam dua pertandingan akibat cedera pergelangan kaki kanan.
Dalam laga comeback-nya, ia langsung menunjukkan kualitas dengan mencetak 27 poin dan enam assist, sesuai rata-rata produktivitasnya musim ini yang mencapai 26,9 poin per pertandingan.
Namun kembalinya Plum belum cukup untuk mengatasi persoalan terbesar Los Angeles Sparks musim ini, yakni pertahanan.
Los Angeles menjadi tim dengan pertahanan terburuk di WNBA sejauh ini setelah rata-rata kebobolan 93 poin per pertandingan.
Forward veteran Nneka Ogwumike mengakui timnya masih berupaya menemukan chemistry terbaik setelah sejumlah perubahan dalam susunan pemain.
“Kami masih mencoba mencari ritme dan menyesuaikan diri dengan pemain-pemain baru. Saya merasa permainan kami lebih alami pada babak pertama, tetapi kami akan terus membangun kepercayaan satu sama lain,” ujar Ogwumike.
Selain Plum, Los Angeles Sparks juga mendapat kontribusi dari Ariel Atkins yang mencetak 16 poin, Dearica Hamby dengan 15 poin, serta Ogwumike yang menorehkan 13 poin dan 10 rebound saat menghadapi Dallas.
Pelatih Lynne Roberts menilai pergerakan bola dan distribusi poin timnya sudah menunjukkan arah yang diinginkan meski hasil akhir belum memihak.
Sementara itu, Portland Fire memasuki pertandingan setelah menelan dua kekalahan beruntun, pertama kalinya sejak menjalani musim debut mereka di WNBA.
Tim yang sempat mencatat tiga kemenangan beruntun pada akhir Mei kini memiliki rekor 6-6 dan berusaha menghindari kekalahan ketiga secara beruntun.
Pada laga terakhir, Fire kalah 72-78 dari Phoenix Mercury. Dalam pertandingan tersebut, Portland hanya memasukkan 42,1 persen tembakan dan melakukan 22 turnover yang berujung pada 23 poin untuk lawan.
Itu menjadi salah satu penampilan ofensif terburuk Fire musim ini. Tiga pertandingan dengan total poin terendah mereka justru terjadi dalam lima laga terakhir.
Meski demikian, pelatih Alex Sarama tetap fokus pada proses pembangunan tim dibanding hasil jangka pendek.
“Saya tidak pernah terlalu fokus pada menang atau kalah. Yang terpenting adalah proses dan membangun budaya tim yang tepat,” kata Sarama, yang terpilih sebagai Pelatih Terbaik WNBA untuk bulan Mei setelah membawa Portland mencatat rekor 6-4.
Rookie Sarah Ashlee Barker menjadi pencetak angka terbanyak Fire saat melawan Phoenix dengan 15 poin pada start pertamanya musim ini.
Karlie Samuelson menambahkan 13 poin dari bangku cadangan dengan akurasi empat tembakan tiga angka dari lima percobaan.
Secara keseluruhan, Carla Leite masih menjadi pencetak angka utama Portland dengan rata-rata 14,4 poin per pertandingan, disusul Bridget Carleton yang mencatat 13,9 poin per laga.
Pertemuan di Los Angeles menjadi kesempatan penting bagi kedua tim untuk kembali ke jalur kemenangan sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen WNBA.
Artikel Tag: Los Angeles Sparks, WNBA