LIV Golf Ajukan Perlindungan Kebangkrutan dan Siapkan Restrukturisasi
Langkah LIV Golf ini menjadi bagian dari proses restrukturisasi liga yang berencana kembali menggelar kompetisi pada 2027. (Foto: Golf Digest)
LIV Golf dan sejumlah entitas terkait mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 di Pengadilan Kepailitan Amerika Serikat untuk Distrik New Jersey pada Selasa (8/9).
Langkah tersebut menjadi bagian dari proses restrukturisasi liga yang berencana kembali menggelar kompetisi pada 2027.
Berdasarkan dokumen pengadilan, LIV Golf memiliki aset antara 100 juta hingga 500 juta dolar AS, sementara total kewajibannya berada di kisaran 500 juta hingga 1 miliar dolar AS.
Sejumlah pegolf juga tercatat sebagai kreditur dengan 30 klaim tanpa jaminan terbesar.
Mereka antara lain Jon Rahm dengan 7,5 juta dolar AS, Bryson DeChambeau 5,7 juta dolar AS, Dustin Johnson 5,5 juta dolar AS, Cameron Smith 4,8 juta dolar AS, Tyrrell Hatton 3,4 juta dolar AS, dan Brooks Koepka 1,7 juta dolar AS.
Angka tersebut merupakan pembayaran yang telah jatuh tempo dan belum dibayarkan hingga pengajuan kebangkrutan, bukan seluruh kewajiban setelah tanggal tersebut.
LIV menyatakan telah mencapai perjanjian dukungan restrukturisasi dengan BC Partners Advisors dan secara sukarela memasuki proses restrukturisasi di bawah pengawasan pengadilan melalui Chapter 11.
"Ini waktunya memasuki fase berikutnya LIV Golf," kata CEO Scott O'Neil dalam surat kepada penggemar.
Ia menyebut proses tersebut memberikan waktu dan kerangka untuk menyelesaikan kewajiban keuangan sebelumnya sekaligus membangun masa depan liga yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Liga juga mengajukan permohonan agar proses Chapter 11 di Amerika Serikat diakui di Inggris dan Wales untuk menjaga nilai aset serta operasional internasionalnya.
Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, yang pada April menyatakan tidak lagi mendanai LIV, akan menyediakan pembiayaan 49,6 juta dolar AS, dengan syarat mendapat persetujuan pengadilan.
PIF telah menginvestasikan lebih dari 5 miliar dolar AS sejak turnamen pertama LIV pada Juni 2022.
Dalam restrukturisasi, LIV Golf berencana membangun model bisnis berkelanjutan dengan keterlibatan pemain yang lebih besar.
Liga diperkirakan akan mayoritas dimiliki para pemain, sementara tim menjadi bagian utama pengembangan bisnis.
LIV sebelumnya menghadapi kesulitan mengembangkan popularitas di Amerika Serikat.
Liga membatalkan turnamen di New Orleans dan Michigan, memangkas separuh hadiah individu di Indianapolis, serta membatalkan dua konser.
Liga juga menghadapi sejumlah gugatan dari vendor yang mengklaim belum menerima pembayaran. Negara Bagian Louisiana tercatat sebagai salah satu kreditur terbesar dengan tagihan sekitar 1,2 juta dolar AS.
Untuk musim 2027, LIV berencana menggelar turnamen di Australia, Afrika Selatan, Meksiko, Inggris, Hong Kong, dan Amerika Serikat.
Jumlah peserta juga akan diperluas menjadi 75 pegolf, dengan jalur tambahan seperti kualifikasi Senin.
Artikel Tag: Bryson deChambeau, jon rahm, LIV Golf