Lini Depan AC Milan Butuh 13.5 Short On Target Untuk Mencetak 1 Gol
AC Milan
Berita Liga Italia: Statistik menunjukkan lini serang AC Milan sedang mengalami krisis tajam, di mana rossoneri membutuhkan 13.5 tembakan hanya untuk mencetak satu gol saja.
Data dari La Gazzetta dello Sport mengungkap betapa buruknya efisiensi barisan depan AC Milan pada tahun 2026. Para pemain depan tim rata-rata memerlukan 3 tembakan untuk menemui sasaran.
Kombinasi 5 pemain depan, Christian Pulisic, Rafael Leao, Christopher Nkunku, Niclas Fullkrug, dan Santiago Gimenez baru mengoleksi 8 gol sejak awal tahun 2026.
Padahal, kelima pemain tersebut telah melepaskan total 93 tembakan dengan 34 di antaranya tepat sasaran. Minimnya konversi peluang ini menjadi salah satu penyebab hasil negatif yang diraih klub.
Christian Pulisic menjadi pemain yang paling disorot karena belum mencetak gol sejak libur Natal. Sementara itu, Rafael Leao terus berjuang menghadapi tekanan mental akibat cemoohan dari pendukung sendiri.
Kondisi pemain lain juga tidak kalah mengkhawatirkan. Christopher Nkunku lebih banyak duduk di bangku cadangan, Niclas Fullkrug tampil mengecewakan, dan Santiago Gimenez bahkan tidak dimainkan pada laga terakhir.
Jika dibandingkan dengan rival, ketajaman rossoneri kalah jauh. Inter Milan hanya butuh 5.7 tembakan untuk gol, Napoli butuh 8.5 tembakan, dan tim Como membutuhkan 7.7 tembakan.
Perbedaan efisiensi ini terlihat nyata di papan klasemen. Inter sejauh ini sudah mengoleksi 75 gol, sedangkan tim asuhan Max Allegri baru mampu menyarangkan bola sebanyak 47 kali saja.
Artikel Tag: Serie A, AC Milan, Bursa Transfer