Leonardo Bonucci Minta Manajemen Juventus Lindungi Thiago Motta
Thiago Motta dihujat publik seiring dengan keterpurukan Juventus (Image: Juventus)
Berita Liga Italia: Eks bek tengah Juventus, Leonardo Bonucci, menyindir manajemen Bianconeri yang membiarkan Thiago Motta dihujat sendirian seiring dengan keterpurukan timnya.
I Bianconeri hampir dipastikan mengakhiri musim ini tanpa gelar setelah dikalahkan oleh Atalanta dengan skor telak 0-4 di Allianz Stadium, Turin.
Gol-gol dari Mateo Retegui, Marten de Roon, Davide Zappacosta, dan Ademola Lookman menjadi pembeda dalam duel antara tim peringkat ketiga dan keempat Serie A pada Senin (10/3) dini hari WIB.
Juventus tadinya disertakan dalam perburuan gelar Scudetto, setelah meraih lima kemenangan beruntun di Serie A, namun dengan selisih sembilan poin dari puncak klasemen, mereka pun tampaknya dicoret dalam perburuan.
Ini semakin menegaskan keterpurukan Thiago Motta, yang sebelumnya gagal membawa Juve melaju jauh di Liga Champions, Coppa Italia, dan Piala Super Italia.
Bianconeri sudah tersingkir dari semua kompetisi itu, dan tujuan yang bisa dikejar di sisa musim adalah tiket ke Liga Champions.
Rumor pemecatan Motta pun mencuat dan beberapa nama, termasuk Antonio Conte mencuat ke permukaan sebagai calon penggantinya.
Kendati begitu, eks kapten Juve, Leonardo Bonucci, merasa aneh dengan bagaimana manajemen menanggapi situasi ini.
Sebab, mereka seakan membiarkan sang pelatih untuk dihujat publik setelah kekalahan kontra Atalanta tersebut.
Dia mengambil contoh ketika Juve kalah 0-2 dari Maccabi Haifa pada Liga Champions di musim 2022/2023, dan Andrea Agnelli melindungi Massimiliano Allegri.
"Anehnya, tidak ada yang berani bertanggung jawab. Agnelli melakukannya setelah kekalahan di Haifa," kata Bonucci kepada La Gazzetta dello Sport.
"Klub harus lebih sering muncul dengan sosok yang tepat," tambah Bonucci, yang telah meninggalkan Juve pada 2023 dan pensiun setahun kemudian.
Artikel Tag: Thiago Motta, Juventus, Leonardo Bonucci