Legenda Malaysia Kapten Pemenang Piala Thomas Teh Kew San Berpulang
Teh Kew Sin/[Foto:Thestar]
Dunia olahraga Malaysia kehilangan salah satu legenda masa lalunya setelah kapten Piala Thomas 1967, Datuk Teh Kew San, meninggal dunia pada hari Kamis (14 Mei) pada usia 91 tahun.
Istrinya, Datin Ng Mei Ling, mengungkapkan bahwa suaminya kehilangan nafsu makan selama beberapa hari terakhir setelah dirawat di rumah sakit karena masalah saluran kemih.
Di antara pencapaian terbesar Kew San adalah membantu Malaysia memenangkan Piala Thomas 1967 bersama Datuk Tan Aik Huang, Datuk Yew Cheng Hoe, Datuk Ng Boon Bee, Datuk Tan Yee Khan, dan Datuk Billy Ng.
Malaysia mengalahkan rival beratnya Indonesia 6-3 dalam final yang mendebarkan di Istora Senayan di Jakarta.
Kew San juga memenangkan gelar ganda putra All-England bersama Lim Say Hup pada tahun 1959 dan hampir mempertahankan gelar tersebut pada tahun berikutnya sebelum kalah di final dari pasangan Denmark Finn Kobbero-Poul Erik Nielsen.
Ia juga meraih gelar tunggal putra Asia di Kuala Lumpur pada tahun 1962 setelah mengalahkan sesama warga Malaysia, Datuk Billy Ng, di final.
Kew San juga berpasangan dengan Ng Mei Ling di ganda campuran dan memenangkan Malaysian Open dua kali, pertama pada tahun 1962 sebelum menambahkan gelar lain pada tahun 1965.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Datuk Kenny Goh, mengatakan hal tersebut.
"Kami sangat berduka atas meninggalnya mantan legenda bulu tangkis nasional, Datuk Teh Kew San, pada usia 91 tahun. Beliau adalah mantan kapten tim Malaysia yang memenangkan Piala Thomas 1967," kata Kenny.
"Sebagai pemain yang serbaguna dan terkemuka, Datuk Teh Kew San telah membawa kebanggaan besar bagi bangsa melalui prestasinya di panggung internasional."
"Kontribusi dan warisannya akan selamanya menjadi bagian penting dari sejarah bulu tangkis Malaysia."
"Atas nama Dewan BAM, manajemen, pemain, dan staf, kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan orang-orang terkasihnya di masa sulit ini."
"Semoga jiwanya beristirahat dengan tenang," tambah Kenny.
Artikel Tag: Piala Thomas, bam, Bulu tangkis, Kenny Goh