Learner Tien Tak Ingin Tukar Profesi Sebagai Petenis Dengan Apa Pun
Learner Tien [image: Jayne Kamin-Oncea-Imagn Images]
Berita Tenis: Petenis AS, Learner Tien terus menegaskan di French Open musim 2026 bahwa ia sedang berada di puncak karier profesionalnya yang masih muda.
Setelah memenangkan gelar di Jenewa dan melakukan debut kemenangan di Roland Garros, Paris, petenis berusia 20 tahun sekali lagi menunjukkan kematangan yang luar biasa baik di atas maupun di luar lapangan, terutama jika menganalisis semua perkembangan yang dialaminya di clay-court dalam beberapa bulan terakhir.
"Dukungan Michael Chang (pelatihnya) sangat penting bagi saya dan saya sungguh percaya itu sangat berarti. Yang ingin saya sampaikan dalam pidato di Jenewa adalah bahwa di awal musim clay-court, ada hari-hari yang sangat sulit dan panjang di mana ia mungkin lebih termotivasi daripada saya,” ungkap Tien tentang pentingnya sang pelatih dalam perkembangannya.
"Saya tidak memulai musim clay-court dengan level permainan seperti sekarang, tetapi ia selalu sangat sabar dan positif terhadap saya. Sebagian besar peningkatan saya baru-baru ini justru berasal dari dukungan terus-menerus itu."
"Tidak ada percakapan besar atau hal-hal yang terlalu konkret. Hanya ada pertandingan dan sesi latihan yang mengecewakan di mana semuanya tidak berjalan lancar. Tetapi ia selalu bersabar dan membantu saya memahami beberapa hal yang pada akhirnya menjadi penting bagi perkembangan saya."
Petenis unggulan ke-18 mengawali French Open musim 2026 dengan kemenangan 6-0, 2-6, 6-0, 6-2 atas petenis berkebangsaan Chili, Cristian Garin di babak pertama. Dengan hasil yang telah ia dapat sampai sejauh ini, ia merasa permainannya cocok dengan clay-court.
"Saya merasa mampu membangun poin dengan cukup baik dan itu sangat penting di clay-court. Saya juga percaya pergerakan saya semakin membaik,” tambah Tien.
"Saya memiliki kesabaran, saya mampu mentolerir pertukaran pukulan yang panjang, dan saya bersedia bekerja keras di setiap poin tanpa mencoba mengakhiri reli terlalu cepat. Terkadang anda hanya perlu menerima untuk menahan beban fisik dan memainkan poin yang sangat panjang, dan saya merasa bersedia melakukan itu."
Selain perkembangannya di clay-court, ia juga menyampaikan pengakuannya tentang keraguan yang pernah menghinggapinya Ketika ia masih lebih muda.
“Beberapa musim lalu, saya memiliki keraguan tentang motivasi saya dan seberapa banyak saya benar-benar mendedikasikan diri saya sendiri untuk tenis. Tetapi saat ini, saya benar-benar berada di tempat yang berbeda. Saya sangat menyukai hal yang saya lakukan dan sejujurnya, saya tidak ingin mengubah hidup ini untuk apa pun. Saya merasa sangat beruntung bisa bepergian ke seluruh dunia dan bermain tenis secara professional,” jelas Tien.
"Saya sebenarnya tidak tahu apakah semua keraguan itu sesuatu yang positif atau negatif. Ada main yang menyukai tenis sejak usia 5 tahun dan itu juga berjalan sempurna bagi mereka. Setiap orang berbeda. Dalam kasus saya, pada akhirnya berhasil, tetapi saya juga tidak berpikir itu berarti setiap orang pada akhirnya akan menemukan gairah untuk tenis."
Melenggang ke babak kedua French Open, Tien akan menantang petenis berkebangsaan Argentina, Facundo Diaz Acosta.
Artikel Tag: French Open, Cristian Garin, Learner Tien