Kanal

Lakoni Final Terpanjang, Angelique Kerber Akhiri Puasa Gelar Di Strasbourg

Penulis: Dian Megane
22 Mei 2022, 15:48 WIB

Angelique Kerber berpose dengan gelar pertama musim 2022 di Strasbourg

Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 1 dunia, Angelique Kerber berhasil mengklaim gelar pertama di turnamen clay-court setelah lebih dari enam musim di Strasbourg International musim 2022.

Petenis berkebangsaan Jerman mengerahkan kemampuan terbaik demi menumbangkan petenis berkebangsaan Slovenia, Kaja Juvan dengan hasil ketat 7-6, 6-7, 7-6 di final Strasbourg International.

Di final turnamen WTA terpanjang sampai saat ini pada musim 2022, petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam membutuhkan waktu 3 jam 16 menit untuk menghentikan petenis peringkat 81 dunia, Juvan yang bertempur sengit pada final turnamen WTA nomor tunggal pertama dalam kariernya.

Dengan kemenangan tersebut, petenis unggulan peringkat 22 dunia mengantongi gelar pertama pada musim 2022 sekaligus gelar ke-14 dalam kariernya. Sebelum di Strasbourg musim ini, ia terakhir kali memenangkan turnamen clay-court di Stuttgart musim 2016.

Pada pertemuan satu-satunya mereka sebelumnya, Juvan mengandaskan Kerber di French Open musim 2020 dengan dua set langsung. Petenis berusia 21 tahun hampir semakin unggul dalam head to head mereka dengan 2-0.

Namun, petenis unggulan kedua berjuang sekuat tenaga melalui tiga babak tiebreak untuk memenangkan gelar Strasbourg International dan menyamakan head to head mereka menjadi 1-1.

Kemenangan tersebut membantu petenis berkebangsaan Jerman membalikkan keadaan pada musim 2022 jelang French Open. Ia baru memenangkan dua pertandingan pada musim 2022 sebelum tiba di Strasbourg, tetapi kini ia mengantongi kemenangan beruntun ketika ia menghadapi petenis berkebangsaan Polandia, Magdalena Frech di babak pertama French Open.

Sementara Juvan yang diprediksi naik ke peringkat tertinggi dalam kariernya setelah tampil di final Strasbourg International, akan bertemu Oksana Selekhmeteva di babak pertama French Open.

“Set ketiga, benar-benar ketat. Melakoni tiga babak tiebreak di final memperlihatkan betapa ketat dan sengit pertandingannya. Dan saya benar-benar senang dengan cara saya bermain di akhir pertandingan serta poin terakhir,” seru Kerber.

Set ketiga yang bertahan selama 73 menit ditentukan oleh babak tiebreak terakhir. Kedua petenis tidak mengalah terhadap satu sama lain, sampai Kerber melesatkan dropshot yang tidak diantisipasi sehingga menciptakan peluang match point pada kedudukan 6/4. Pada peluang kedua, petenis berkebangsaan Jerman mengeksekusinya dengan winner yang memukau demi menyegel kemenangan.

Artikel Tag: Tenis, Strasbourg International, Angelique Kerber, Kaja Juvan

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru