Kualitas Kepemimpinan 19 Kapten Juara Premier League Dinilai Berdasarkan Kemampuan Sepak Bola
Kualitas Kepemimpinan 19 Kapten Juara Premier League Dinilai Berdasarkan Kemampuan Sepak Bola - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Menjadi kapten tim yang memenangkan Liga Premier Inggris adalah pencapaian yang luar biasa. Hanya 19 pemain yang pernah mencapai prestasi ini, yang menuntut kemampuan bermain di level tertinggi serta kekuatan mental untuk memimpin tim menuju kejayaan.
Tugas sebagai kapten pemenang Liga Premier melibatkan dua keterampilan yang berbeda. Sementara beberapa pemain memiliki kedua kemampuan tersebut, ada juga yang mungkin tidak seberuntung itu. Justru terkadang pemain yang kurang berbakat di tim yang mengenakan ban kapten.
Dengan mempertimbangkan hal itu, GIVEMESPORT telah mengurutkan semua kapten pemenang Liga Premier berdasarkan kemampuan sepak bola mereka. Penilaian ini mempertimbangkan beberapa faktor seperti kemampuan mengoper, menembak, bertahan, menggiring bola, kreativitas, kecerdasan sepak bola, dan keterampilan.
19. Wes Morgan – Leicester City (2015/16)
Wes Morgan, yang menghabiskan satu dekade di Nottingham Forest sebelum pindah ke Leicester City, menjadi sosok penting dalam perjalanan menakjubkan Leicester City. Sebagai pilar pertahanan di bawah arahan Claudio Ranieri, Morgan berperan menjaga bola sejauh mungkin dari kotak penalti Leicester. Meski bukan pemain dengan kemampuan teknis tinggi, Morgan adalah kapten yang tepat untuk musim ajaib tersebut.
18. Steve Bruce – Manchester United (1995/96)
Steve Bruce menjabat sebagai kapten bersama Bryan Robson sebelum menjadi kapten penuh pada musim 1995/96. Meski tidak dikenal karena kemampuan teknisnya, Bruce dikenal sebagai pemain yang berjuang keras dan membuat yang terbaik dari kemampuan alaminya yang terbatas. Fakta bahwa ia tidak pernah bermain untuk tim senior Inggris menunjukkan ada bek tengah yang lebih berbakat secara teknis pada masanya.
17. Gary Cahill – Chelsea (2016/17)
Gary Cahill dikenal sebagai bek yang disiplin menjaga pertahanan. Meski pada masa mudanya Cahill menunjukkan kemampuan menguasai bola yang baik, perannya di Chelsea lebih terfokus pada menjaga kestabilan lini belakang. Meskipun mampu menunjukkan momen brilian, Cahill berada di posisi yang lebih rendah dalam daftar ini.
16. Nemanja Vidic – Manchester United (2010/11, 2012/13)
Sebagai kapten Manchester United, Nemanja Vidic dikenal sebagai bek tangguh yang lebih mengandalkan kekuatan fisik daripada keterampilan teknis. Meski tidak buruk dalam penguasaan bola, Vidic lebih dikenal sebagai bek yang andal dalam duel udara dan tekel keras.
15. Tony Adams – Arsenal (1997/98, 2001/02)
Tony Adams, yang awalnya dijuluki "Donkey", berkembang menjadi bek yang mampu menjadi bagian penting dalam permainan menyerang Arsenal di bawah Arsene Wenger. Sebagai kapten, Adams dikenal karena perpaduan pertahanan tanpa kompromi dan serangan ke depan yang berani.
14. Gary Neville – Manchester United (2006/07, 2007/08, 2008/09)
Gary Neville dikenal lebih karena kecerdasan taktis dan kemampuan membaca permainan. Meski bukan yang terbaik secara teknis, Neville bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan teknisnya, terutama dalam kombinasi dengan David Beckham.
13. Tim Sherwood – Blackburn Rovers (1994/95)
Tim Sherwood dikenal sebagai gelandang pekerja keras dengan kemampuan bertahan yang kuat. Meski tidak selalu tampak spektakuler, Sherwood efektif dalam penguasaan bola dan berperan penting dalam kemenangan Blackburn Rovers.
12. Jordan Henderson – Liverpool (2019/20)
Jordan Henderson, meski sering dibandingkan dengan Steven Gerrard, memiliki kualitas teknis yang sering diremehkan. Sebagai kapten Liverpool, Henderson lebih dikenal karena kerja kerasnya daripada kemampuan teknisnya yang menonjol.
11. Kyle Walker – Manchester City (2023/24)
Kyle Walker terkenal dengan kecepatannya yang luar biasa dan kecerdasan sepak bola yang tinggi. Sebagai kapten Manchester City, Walker menampilkan kepemimpinan yang tangguh dan terus menjadi salah satu bek sayap terbaik di dunia.
10. Vincent Kompany – Manchester City (2011/12, 2013/14, 2017/18, 2018/19)
Vincent Kompany, yang awalnya bermain sebagai gelandang bertahan, berkembang menjadi kapten yang memimpin Manchester City meraih empat gelar Liga Premier. Kompany dikenal karena kemampuan teknisnya sebagai bek dan perannya yang vital dalam tim.
Artikel Tag: Manchester City, Vincent Kompany, Wes Morgan, Kyle Walker