Kanal

Krisis Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny Masih Tak Tergantikan

Penulis: Abdi Ardiansyah
18 Mar 2026, 14:56 WIB

Ole Romeny saat memperkuat Timnas Indonesia

Berita Timnas: Masalah klasik di lini depan kembali menghantui Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Hingga kini, Ole Romeny dinilai masih menjadi satu-satunya striker yang benar-benar siap di level tim senior.

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada persoalan lama yang belum juga terselesaikan, yakni krisis striker. Menjelang FIFA Series 2026, sektor lini depan menjadi perhatian utama karena minimnya sosok penyerang yang benar-benar konsisten.

Pelatih John Herdman sebenarnya telah memanggil sejumlah nama untuk mengisi posisi tersebut. Beberapa di antaranya adalah Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, Mauro Zijlstra, hingga Jens Raven.

Namun, dari berbagai opsi yang tersedia, Ole Romeny dinilai masih menjadi pilihan paling matang untuk memimpin lini serang Garuda.

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, menilai para striker muda yang ada saat ini belum sepenuhnya siap untuk menjadi tumpuan utama timnas.

“Selain Ole Romeny ada Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, Mauro Zijlstra, dan Jens Raven. Tapi kalau dilihat, hanya Ole yang paling pas dan paling siap untuk tim senior,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih. Ketergantungan pada satu pemain di lini depan dinilai cukup berisiko, terutama jika sang pemain mengalami cedera atau penurunan performa.

“Kalau sampai Ole bermasalah, siapa yang akan menggantikannya? Itu yang harus dipikirkan,” tambahnya.

Permasalahan ini sebenarnya bukan hal baru. Sejak era pelatih sebelumnya, Timnas Indonesia kerap kesulitan menemukan striker tajam yang mampu tampil konsisten di level internasional.

Padahal, dalam turnamen seperti FIFA Series 2026, efektivitas lini depan sangat menentukan hasil pertandingan. Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret, sebelum berpotensi bertemu Bulgaria atau Kepulauan Solomon di laga berikutnya.

Di tengah situasi tersebut, muncul wacana naturalisasi pemain keturunan untuk memperkuat lini serang. Salah satu nama yang disebut berpeluang adalah Dean Zandbergen, striker yang saat ini bermain di kasta kedua Liga Belanda.

Pangemanan menilai opsi tersebut cukup menjanjikan untuk menambah kedalaman skuad.

“Kalau benar dia yang dinaturalisasi, itu bisa jadi tambahan bagus untuk mendampingi Ole Romeny,” katanya.

Namun proses naturalisasi tersebut dipastikan belum akan rampung dalam waktu dekat. Artinya, Timnas Indonesia masih harus mengandalkan komposisi pemain yang ada untuk FIFA Series 2026.

Dengan waktu yang semakin dekat, tantangan terbesar bagi John Herdman adalah menemukan formula terbaik di lini depan agar Timnas Indonesia tetap kompetitif dan mampu meraih hasil maksimal di turnamen tersebut.

Artikel Tag: Timnas Indonesia, ramadhan sananta, Jens Raven, Ole Romeny, FIFA Series 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru