☰
Kanal
✕

Kerim Alajbegovic Bisa Masuk dalam Skema 3-5-2, Spalletti Bilang Begini

Penulis: Rei Darius
28 Okt 2026, 20:08 WIB

Penyerang Juventus Kerim Alajbegovic (Image: Juventus)

Berita Liga Italia: Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengungkap bagaimana caranya menyisipkan Kerim Alajbegovic dalam taktik yang dipakai olehnya saat ini, yaitu 3-5-2.

I Bianconeri berhasil kembali ke jalur kemenangan pada akhir pekan kemarin dengan menaklukkan Lecce 2-0 di Stadio Via del Mare melalui gol-gol yang diukir oleh Weston McKennie dan Douglas Luiz.

Juventus naik ke peringkat ketujuh klasemen Serie A berkat kemenangan itu, yang menjadi momentum untuk bangkit setelah rangkaian hasil minor karena dikalahkan oleh Lazio 0-3 dan ditahan Rennes dengan skor 2-2.

Duel berikutnya adalah melawan Genoa, yang kini berada di jurang degradasi, dengan tim asuhan Luciano Spalletti akan melawat ke Stadio Luigi Ferraris pada Kamis (29/10) dini hari nanti WIB.

Spalletti berpotensi menggunakan skema 3-5-2 lagi, yang mana sudah dipakai dalam dua laga terakhir melawan Rennes dan Lecce.

Dia sudah mengindikasikan bahwa ini adalah skema terbaik yang bisa digunakan oleh Juve seiring dengan badai cedera, yang ikut menghantam para penyerang, yaitu Kenan Yildiz, Francisco Conceicao, dan Nico Gonzalez.

Namun, para pemain sayap yang bugar pada saat ini jadi tidak pernah dimainkan sebagai starter, termasuk Kerim Alajbegovic.

Walau begitu, Spalletti mengindikasikan bahwa dia bisa tetap menyisipkan sang gelandang serang asal Bosnia melalui penyesuaian seperti 3-4-2-1.

"Pendekatan yang tepat, dalam artian formasi 3-5-2 didasarkan pada situasi saat ini berdasarkan evaluasi pemain dan tidak boleh mengesampingkan komposisi skuad kita," kata Spalletti ketika ditanya soal Alajbegovic.

"Kita tidak boleh menghukum mereka yang memiliki karakteristik berbeda karena rotasi kecil akan berubah menjadi 3-4-2-1 dan siapa pun bisa masuk sebagai striker kedua. Hal yang sama berlaku untuk Kolo Muani, yang bisa bermain di tengah lapangan, lebih sebagai gelandang serang, atau striker sayap. Solusi ini dirancang untuk masa depan," tambahnya, seperti dilansir Sky Sport Italia.

"Ketika dikatakan bahwa sistem ini diminta oleh grup, saya menegaskan bahwa itu bukan urusan para pemain. Saya berurusan dengan grup yang sangat serius; mereka tidak akan berani memberi tahu saya sistem apa yang harus dimainkan. Mereka akan berakhir tidak menghormati rekan satu tim mereka."

Artikel Tag: Juventus, Luciano Spalletti

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru