Kepergian Gianpiero Lambiase Perparah Tren Red Bull
Kepergian Gianpiero Lambiase Perparah Tren Red Bull - sumber: (racingnews365)
Berita F1 kembali mengguncang dunia balap dengan kabar terbaru mengenai kepergian Gianpiero Lambiase, insinyur balap Max Verstappen, yang dikabarkan telah menandatangani kontrak dengan McLaren. Sejak awal debut Verstappen bersama Red Bull pada 2016, Lambiase telah menjadi bagian penting dari tim tersebut. Berdasarkan sumber dari RacingNews365, Lambiase akan bergabung dengan McLaren mulai musim 2028. Kepindahannya ke Woking diperkirakan memiliki kaitan dengan kemungkinan kembalinya Andrea Stella ke Ferrari. Kepergian Lambiase menambah daftar panjang tokoh penting yang meninggalkan Red Bull dalam waktu kurang dari dua tahun terakhir, menjadikannya sebagai "domino" terbaru di Milton Keynes yang jatuh.
Christian Horner
Setelah musim 2023 yang gemilang, kekuatan Christian Horner di Red Bull mengalami penurunan drastis. Tuduhan terkait perilaku pribadinya, yang selalu ia bantah, muncul bersamaan dengan persaingan kekuasaan yang pahit dengan pihak Red Bull Austria, dipimpin oleh Helmut Marko dan Oliver Mintzlaff, serta didukung oleh Jos Verstappen. Meskipun Max Verstappen memenangkan tujuh dari sepuluh balapan pertama musim itu dan meraih gelar juara dunia keempat berturut-turut, Horner akhirnya dipecat pada pertengahan 2025, tiga hari setelah GP Inggris. Posisinya digantikan oleh Laurent Mekies.
Adrian Newey
Kehilangan Adrian Newey pada awal 2024 merupakan pukulan besar bagi Red Bull di era pasca-Dietrich Mateschitz. Meskipun RB20 berhasil meraih tujuh kemenangan dalam sepuluh balapan pertama, kepergian Newey pada Mei 2024 menyebabkan penurunan performa yang signifikan. Pemimpin teknis baru, Pierre Waché, tidak dapat mengembalikan mobil ke kondisi dominan seperti awal tahun, meskipun Verstappen tetap berhasil meraih gelar juara.
Helmut Marko
Helmut Marko, orang kepercayaan Max Verstappen di Red Bull, memutuskan mundur dari perannya sebagai penasihat motorsport Red Bull GmbH setelah musim 2025. Verstappen selalu menyatakan bahwa masa depannya terkait dengan Marko, dan jika Marko pergi sebelum waktunya, Verstappen harus mempertimbangkan masa depannya sendiri. Dalam wawancara terbaru di Netflix’s *Drive to Survive*, Horner mengisyaratkan bahwa Marko dan Mintzlaff berada di balik kepergiannya, bukan kubu Verstappen.
Jonathan Wheatley
Jonathan Wheatley, direktur olahraga Red Bull yang bertanggung jawab atas kru pit dan berurusan dengan FIA, juga meninggalkan tim. Ketidakhadiran Wheatley terlihat jelas pada 2025 dalam insiden di Arab Saudi dan Spanyol, di mana Red Bull tanpa bimbingannya membuat keputusan yang merugikan. Wheatley dikenal luas sebagai sosok penting di sisi olahraga Red Bull, setara dengan Newey di sisi teknis.
Will Courtenay
Will Courtenay, kepala strategi Red Bull, telah direkrut oleh McLaren sebagai direktur olahraga pada September 2024. Red Bull mengharuskannya menyelesaikan sebagian besar kontraknya sebelum diizinkan pergi, dan kini Courtenay telah memulai tugasnya di McLaren.
Rob Marshall
Kepergian Rob Marshall pada musim panas 2023 menjadi awal dari serangkaian kepergian penting di Red Bull. Sebagai veteran yang telah bersama tim selama 17 tahun, Marshall menerima tawaran besar dari McLaren untuk menjadi direktur teknis desain dan rekayasa. Marshall memainkan peran penting dalam pertumbuhan Red Bull selama era Sebastian Vettel dan kebangkitan mereka kembali untuk mengalahkan Mercedes pada 2021.
Lee Stevenson
Lee Stevenson, meskipun bukan nama yang dikenal luas, memainkan peran penting sebagai kepala mekanik di mobil Verstappen. Sebelum kepergiannya pada Maret 2024, Stevenson telah mendampingi Verstappen dalam 56 kemenangan grand prix dan tiga gelar juara. Kepergian Stevenson memutus rantai penting dalam tim Verstappen saat ia bergabung dengan Stake, yang kini menjadi Audi.
Craig Skinner
Di ambang musim baru, diumumkan bahwa kepala desainer Craig Skinner juga akan meninggalkan Red Bull. Bergabung sejak 2006 dan naik ke posisi kepala desainer, Skinner memutuskan mundur sebelum musim baru dimulai.
Matt Caller dan Ole Schack
Max Verstappen juga kehilangan kepala mekaniknya, Matt Caller, serta mekanik depan jangka panjang, Ole Schack, dalam beberapa minggu terakhir.
Artikel Tag: McLaren, Red Bull, adrian newey, Max Verstappen, Gianpiero Lambiase