Kell Brook Nilai Satu Fase Kariernya Merusaknya
Kell Brook Nilai Satu Fase Kariernya Merusaknya - sumber: (secondsout)
Berita Tinju –Kell Brook mengakui kariernya di dunia tinju bisa saja berjalan berbeda jika bukan karena satu periode krusial yang ia lalui beberapa tahun lalu.
Petinju asal Inggris itu sempat berada di puncak divisi welter setelah merebut sabuk IBF dari Shawn Porter di Amerika Serikat pada 2014. Saat itu, kelas welterweight tengah memasuki era emas dengan deretan nama besar seperti Floyd Mayweather, Manny Pacquiao, Danny Garcia, hingga Amir Khan masih aktif bertarung.
Namun pada 2016, Brook mengambil keputusan berani demi memburu pertarungan besar. Ia naik dua kelas ke middleweight untuk menghadapi petinju Kazakhstan yang saat itu belum terkalahkan, Gennady Golovkin, yang dikenal kerap menumbangkan lawannya dengan knockout.
Dalam wawancara bersama Boxing News, Brook mengungkapkan duel melawan Golovkin serta laga berikutnya saat kembali turun ke welterweight untuk mempertahankan gelar memberi dampak fisik yang berat bagi dirinya.
Ia mengaku saat menghadapi Golovkin merasa berada dalam situasi “menang-menang”. Menurutnya, ia tetap memegang sabuk meski kalah, dan sebagai petinju yang belum pernah tumbang saat itu, kepercayaan dirinya sedang tinggi. Brook yakin bisa menghindari tekanan lawan dan tampil tajam. Namun rencana itu buyar setelah ia terkena pukulan di ronde pertama. Upayanya meladeni pertarungan jarak dekat dengan Golovkin justru berujung petaka ketika matanya mengalami cedera dan situasi semakin memburuk.
Brook menambahkan, pertarungan berikutnya melawan lawan elite lainnya di welterweight juga semakin menguras fisiknya. Ia harus memangkas massa otot dan memaksakan diri untuk kembali ke batas berat badan. Dalam pandangannya sekarang, keputusan menghadapi Golovkin lalu Errol Spence bukan langkah yang tepat dan sedikit banyak merusak kondisinya. Ia pun mengakui tak akan pernah tahu bagaimana jadinya jika mengambil pilihan berbeda.
Setelah itu, Brook masih sempat menghadapi Terence Crawford namun kembali menelan kekalahan. Ia akhirnya menutup kariernya pada 2022 dalam duel melawan rival lamanya, Amir Khan. Dalam pertarungan tersebut, Brook tampil dominan sejak awal dan menghentikan petinju asal Bolton itu pada ronde keenam.
Sejak pensiun, namanya beberapa kali dikaitkan dengan potensi comeback menghadapi Conor Benn, meski hingga kini belum ada realisasi dari rencana tersebut.
Artikel Tag: IBF, Gennady Golovkin, Kell Brook