Kelemahan Ducati Mulai Terbongkar, Aprilia Kuasai MotoGP
Ducati Desmosedici GP
Berita MotoGP: Dominasi Aprilia di MotoGP 2026 semakin nyata setelah kelemahan utama Ducati mulai terungkap. Tim asal Borgo Panigale kini menghadapi tantangan berat untuk mengejar ketertinggalan.
Persaingan MotoGP 2026 menunjukkan perubahan signifikan dengan Aprilia tampil lebih dominan dibandingkan rival utamanya, Ducati. Dalam tiga seri awal musim ini, Aprilia berhasil menunjukkan keunggulan teknis yang sulit disaingi.
Salah satu sorotan utama adalah performa impresif Marco Bezzecchi yang sukses menyapu bersih kemenangan di tiga balapan awal. Keberhasilan tersebut sekaligus mengakhiri dominasi panjang skuad Borgo Panigale, termasuk catatan 88 balapan beruntun finis podium yang terhenti di Buriram.
Masalah utama mereka kini terletak pada sektor yang sebelumnya menjadi kekuatan mereka, yakni pengereman dan entry tikungan. Berdasarkan analisis yang berkembang di paddock, motor Aprilia RS-GP dinilai jauh lebih unggul dalam hal pengereman, memungkinkan pembalapnya masuk tikungan dengan kecepatan lebih tinggi.
Kondisi ini membuat para insinyur tim ini menghadapi situasi sulit. Keunggulan Desmosedici yang selama ini dikenal kuat di area tersebut kini justru tergerus oleh performa Aprilia. Perbedaan ini terlihat jelas di lintasan, di mana pembalap Aprilia mampu mengontrol motor dengan lebih stabil saat memasuki tikungan.
Marc Marquez sebelumnya juga mengakui bahwa Aprilia kini memiliki kelebihan yang dulu dimiliki Desmosedici GP. Hal ini tercermin dari hasil yang diraih tim ini sejauh musim berjalan, di mana mereka belum mampu bersaing konsisten di barisan depan.
Situasi semakin diperjelas oleh pernyataan Fabio Di Giannantonio yang menilai motor Desmosedici GP26 perlu segera melakukan pembenahan, terutama pada bagian depan.
“Kami harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan. Jarak dengan kompetitor semakin besar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Ducati saat ini terlalu bergantung pada performa ban belakang. Ketika daya cengkeram ban menurun, pembalap kesulitan mempertahankan kecepatan. Sebaliknya, motor Aprilia dinilai lebih seimbang karena mampu memaksimalkan bagian depan saat pengereman dan masuk tikungan.
“Kami perlu meningkatkan bagian depan motor, agar bisa mengerem lebih keras dan membawa kecepatan lebih baik saat masuk tikungan,” jelasnya.
Dengan kondisi ini, Ducati dihadapkan pada pekerjaan rumah besar menjelang seri berikutnya. Tanpa perbaikan signifikan, dominasi Aprilia berpotensi terus berlanjut dan semakin menjauhkan Ducati dari perebutan gelar musim ini.
Artikel Tag: Ducati, aprilia, MotoGP 2026