Kanal

Kekalahan Kasus Sepak Bola Wanita, Respons Lazio Picu Kemarahan Fans

Penulis: Amalia Sihotang
24 Jun 2026, 23:51 WIB

Kekalahan Kasus Sepak Bola Wanita, Respons Lazio Picu Kemarahan Fans - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia – Dalam sebuah keputusan bersejarah, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) memutuskan bahwa tim wanita SS Lazio harus membayar kompensasi sebesar lebih dari €69.000 kepada mantan pemain mereka, Maja Gothberg. Keputusan ini diambil setelah Lazio dianggap melakukan pemutusan kontrak secara tidak adil terhadap Gothberg akibat kehamilannya.

Gothberg, yang telah menyepakati kontrak baru pada 2024 dan siap menandatanganinya, menginformasikan klub tentang kehamilannya. Namun, dokumen kontrak tersebut tidak pernah terdaftar. Ketika ia tidak hadir dalam latihan pra-musim karena mual, Lazio mengklaim bahwa ini menunjukkan Gothberg telah menarik diri dari kontrak yang diusulkan, membuat kontrak tersebut tidak lagi berlaku.

Dalam pernyataan panjang yang dirilis setelah keputusan tersebut, Lazio menjelaskan bahwa kasus ini sangat unik dan berbeda dari perselisihan pekerjaan biasa di sepak bola profesional. Mereka menekankan bahwa pengungkapan kehamilan Gothberg terjadi sebelum musim dimulai dan sebelum kontrak resmi dieksekusi. Meskipun CAS tidak menjatuhkan sanksi olahraga tambahan yang diatur dalam regulasi FIFA untuk kasus diskriminasi atau pemutusan kontrak terkait dengan kehamilan, klub menegaskan bahwa mereka beroperasi berdasarkan interpretasi hukum yang dianggap tulus.

Pernyataan Lazio juga mencatat bahwa semua komunikasi dilakukan melalui perwakilan Gothberg, dan tidak ada komunikasi langsung dari sang pemain terkait kelanjutan hubungan kontrak. Panel Arbitrase menyoroti bahwa tidak pernah ada kontak langsung antara klub dan pemain, dan bahwa Gothberg dapat mencari klarifikasi langsung sebelum memulai proses hukum.

Keputusan ini memicu kemarahan di kalangan penggemar Lazio, yang menyatakan di media sosial bahwa klub seolah-olah tidak belajar dari kesalahan dan masih menyangkal adanya tindakan salah. Para ultras yang telah lama memprotes Presiden Claudio Lotito dan memboikot pertandingan kandang di Stadio Olimpico, melihat ini sebagai bukti tambahan dari kesulitan Lotito dalam mengelola klub.

Lazio berkomitmen untuk terus meninjau dan memperkuat prosedur internal mereka guna memastikan keselarasan penuh dengan kerangka kerja regulasi nasional dan internasional yang berkembang dalam olahraga profesional dan hubungan kerja.

Artikel Tag: Lazio

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru