Kanal

Kejuaraan Beregu Asia 2026: Raymond/Joaquin Mohon Maaf Gagal Mendulang Poin

Penulis: Yusuf Efendi
08 Feb 2026, 12:45 WIB

Raymond Indra-Nikolaus Jaoquin/[Foto:PB Djarum]

Qingdao - Pasangan ganda putra Indonesia peringkat 16 dunia, Raymond Indra / Nikolaus Joaquin jadi salah satu dari tiga wakil Merah Putih yang gagal meraup poin dalam kekalahan Merah Putih melawan Jepang di babak semifinal Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia 2026.

Tampil di partai keempat saat Indonesia tertinggal 1-2 dari Jepang, pasangan muda Raymond / Indra Nikolaus Joaquin gagal menyelamatkan Indonesia dari kekalahan setelah kalah dari wakil Jepang, Takumi Nomura / Yuichi Shimogami lewat pertandingan mudah dua game langsung dengan skor 17-21 dan 15-21.

“Saya rasa kami sudah melakukan yang terbaik. Selesai pertandingan kemarin perempat final, kami langsung evaluasi dan seharusnya diterapkan di pertandingan hari ini. Tetapi hasilnya tidak sesuai harapan. Kami minta maaf kepada seluruh Masyarakat Indonesia karena belum bisa memberikan hasil terbaik,” ungkap Raymond.

“Kondisi kami juga setelah pertandingan beruntun belum 100% pulih. Tetapi itu tidak boleh dijadikan alasan, dan kami tadi sudah benar-benar berusaha memberikan yang terbaik. Namun hasilnya kurang memuaskan. Kedepannya kami akan menguatkan lagi dari segi Teknik maupun fisik,” tutur Raymond.

Moh Zaki Ubaidillah adalah satu-satunya perwakilan Merah Putih yang mampu meraih poin saat tim putra Indonesia melewan tim kuat Jepang di babak semifinal ajang dua tahunan Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia 2026.

Tampil di partai pertama, pemain peringkat 38 dunia Moh Zaki Ubaidillah berhasil membawa Merah Putih memimpin 1-0 terlebih dahulu setelah menundukkan pemain senior Jepang, Kenta Nishimoto lewat pertandingan dua game langsung dengan skor 22-20 dan 21-16, dalam pertandingan yang berlangsung di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao China pada Sabtu (7/2) malam waktu setempat.

“Permainan sempat ketat di pertengahan gim pertama sampai akhir karena fokus saya kendor. Jadinya poinnya terkejar,” ujar Ubed seusai pertandingan.

Meski sempat terkejar, ketenangan di momen krusial menjadi kunci kemenangan Moh Zaki Ubaidillah atas Kenta Nishimoto.

“Tadi sempat unggul jauh di gim pertama, terus setelah interval mungkin dia sudah tahu cara mainnya. Jadi sudah banyak spekulasi dan bola-bola saya jadi banyak nggak lewat. Sempat panik sih terkejar, tapi saya berusaha untuk tenang dan cari waktu untuk ambil napas dulu,” tambahnya.

Namun sayang, kemenangan Moh Zaki Ubaidillah tak bisa menyelamatkan Merah Putih dari kekalahan setelah tiga wakil selanjutnya harus tumbang di tangan wakil Jepang.

Di partai kedua ganda putra, pasangan dadakan Muhammad Rian Ardianto / Leo Rolly Carnando gagal menambah keunggulan untuk Merah Putih setelah kalah dari wakil Jepang, Kakeru Kumagai / Hiroki Nishi dua game langsung yang cukup mudah dengan skor 16-21 dan 17-21.

Berlanjut di partai ketiga tunggal kedua, Jepang berhasil membalikan keadaan menjadi 1-2 lewat pemain seniornya Yushi Tanaka yang berhasil menundukkan wakil Merah Putih, Prahdiska Bagas Shujiwo dua game langsung yang cukup mudah dengan skor 21-11 dan 21-15.

Sedangkan di partai keempat ganda kedua, pasangan muda Raymond / Indra Nikolaus Joaquin gagal menyelamatkan Indonesia dari kekalahan setelah kalah dari wakil Jepang, Takumi Nomura / Yuichi Shimogami lewat pertandingan mudah dua game langsung dengan skor 17-21 dan 15-21.

Di partai ketiga tunggal ketiga antara Richie Duta Richardo dan juga Yudai Okimoto tidak dilangsungkan setelah Jepang sudah memastikan kemenangan atas Indonesia dengan skor akhir 1-3.

Artikel Tag: Badminton Indonesia, Nikolaus Joaquin, Raymond Indra, Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru