Kanal

Karen Khachanov Kecam Format Dua Pekan Di Turnamen Masters 1000

Penulis: Dian Megane
17 Jul 2026, 21:53 WIB

Karen Khachanov

Berita Tenis: Karen Khachanov mengakui bahwa ia menentang turnamen Masters 1000 yang berlangsung selama dua pekan dan mengatakan bahwa "sama sekali tidak masuk akal" jika tidak ada turnamen tingkat utama selama pekan kedua dari turnamen level 1000.

Dahulu, turnamen di Indian Wells dan Miami adalah satu-satunya turnamen Masters 1000 yang berlangsung selama dua pekan. Tetapi, hal tersebut telah berubah drastis dalam beberapa musim terakhir, dengan lima turnamen lagi dari kategori tersebut (Madrid, Roma, Toronto/Montreal, Cincinnati, dan Shanghai) juga beralih ke format yang diperpanjang.

Turnamen di Monte Carlo dan Paris kini menjadi satu-satunya turnamen Masters 1000 yang mempertahankan format tradisional satu pekan.

Turnamen Masters 1000 kini rata-rata berlangsung sekitar 11-12 hari, hampir selama Grand Slam. Di mata peraih medali perak Olimpiade di Tokyo tahun 2021, itu terlalu lama.

"Secara pribadi, saya menentang turnamen Masters dua pekan. Rasanya tidak perlu mengadakan sembilan turnamen Masters ditambah empat Grand Slam, itu berarti 13 turnamen dengan format dua pekan," tukas Khachanov melalui publikasi Rusia, Championat.

"Monte Carlo adalah contoh yang sempurna karena itu adalah salah satu turnamen yang tidak wajib. Turnamen itu hanya berlangsung selama delapan hari, dimulai pada hari Minggu dan berakhir pada hari Minggu. Anda bisa membuatnya sembilan hari, tetapi tidak 11 hari [atau lebih lama]."

Karena sebagian besar turnamen Masters 1000 sekarang dimulai pada hari Selasa atau Rabu, petenis yang kalah di babak awal memiliki dua pilihan, mengambil cuti pekan berikutnya atau mendaftar untuk ajang Challenger.

Petenis peringkat 26 dunia juga mengkritik sistem tersebut, dengan mengatakan seharusnya ada turnamen ATP level 250 untuk petenis yang kalah di babak awal turnamen Masters 1000.

"Saya akan melangkah lebih jauh, sungguh tidak masuk akal jika mereka tidak menjadwalkan turnamen ATP level 250 selama pekan kedua turnamen Masters," tambah Khachanov yang sampai saat ini telah mengantongi tujuh gelar turnamen ATP.

Khachanov sendiri telah satu kali menjuarai turnamen Masters 1000. Ia berhasil memenangkan Paris Masters pada musim 2018 dengan mengalahkan mantan petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic di partai puncak.

Artikel Tag: Novak Djokovic, paris masters, Karen Khachanov

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru