Kanal

Kampiun Di Hamburg, Ignacio Buse Tuliskan Tinta Emas Bagi Peru

Penulis: Dian Megane
24 Mei 2026, 06:27 WIB

Ignacio Buse [image: Hamburg Open]

Berita Tenis: Ignacio Buse mempertahankan ketenangan di akhir final yang berlangsung naik turun demi mengamankan gelar yang bersejarah baginya di Hamburg Open musim 2026.

Petenis berusia 22 tahun berjuang habis-habisan demi mengaramkan petenis unggulan keenam, Tommy Paul dengan 7-6, 4-6, 6-3 di final turnamen ATP level 500, Hamburg Open. Ia sempat menerima perawatan dari dokter turnamen karena pusing setelah hanya melakoni lima game dan tampak menurun setelah tertinggal dengan 0-4 di set kedua, tetapi ia menjawabnya dengan mengatasi lawan sebelum menyegel gelar turnamen ATP pertama dalam kariernya.

Ia pun menjadi petenis berkebangsaan Peru pertama yang memenangkan gelar turnamen ATP sejak Luis Horna memenangkan gelar di Vina del Mar musim 2007.

“Saya telah mengerahkan semua upaya saya di sepanjang hidup saya. Ini sangat emosional bagi keluarga saya,” seru Buse yang ayahnya, Hans merupakan pelatih tenis dan hadir di Hamburg untuk menyaksikan kemenangan sang anak.

“Ada begitu banyak orang yang terlibat yang tidak bisa saya sebut. Ini untuk mereka dan saya merasa sangat gembira. Ini perasaan terbaik di sepanjang hidup saya, pastinya. Saya merasa sangat gembira. Saya tidak tahu apa yang harus harus saya katakan. Saya juga benar-benar bangga dengan Peru. Itu negara terbaik di dunia, jadi, saya hanya merasa sangat emosional saat ini.”

Selain itu, petenis berkebangsaan Peru kini menjadi qualifier pertama yang memenangkan gelar turnamen ATP sejak petenis berkebangsaan Monako, Valentin Vacherot memenangkan gelar di Shanghai pada bulan Oktober musim lalu. Ia juga menjadi qualifier ketiga yang memenangkan gelar turnamen ATP level 500 sejak musim 2009 setelah Nikoloz Basilashvili (Hamburg musim 2018) dan Daniil Medvedev (Tokyo musim 2018).

“Saya kesulitan untuk tidur pada malam sebelumnya,” aku Buse. “Saya berguling-guling di tempat tidur selama 1 jam mencoba untuk tidur, tetapi saya rasa saya berhasil. Saya pikir saya berhasil mengendalikan set ketiga dengan sangat baik dan saya sangat bangga dengan bagaimana saya berhasil melakukannya.”

“Ini lebih istimewa bagi kami (dengan ayah saya di sini). Saya berharap ibu saya juga ada di sini, tetapi ia tengah berada di Paris. Ia juga merasa gugup. Saya tahu ia tidak terlalu menikmati menyaksikan pertandingan secara langsung karena ia juga merasa sangat gugul, tetapi saya tahu ia sangat menikmatinya. Kedua orang tua saya telah memberikan upaya yang luar biasa di sepanjang hidup saya.”

Dengan kemenangan pertama atas Paul, Buse kini mencatatkan 4-3 melawan petenis peringkat 30 besar dan tiga di antaranya ia menangkan di Hamburg Open, setelah ia juga mengalahkan Flavio Cobolli dan Jakub Mensik.

Setelah kemenangan di Hamburg, Buse juga menorehkan sejarah lain setelah ia akan menembus peringkat 50 besar untuk kali pertama dalam kariernya. Ia naik 26 peringkat ke peringkat 31 dunia, sehingga menjadikannya petenis berkebangsaan Peru keempat yang berada di peringkat 50 besar.

Artikel Tag: Tommy Paul, Hamburg Open

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru