Kanal

Kalah Karena di Diskualifikasi, Petr Yan: Saya Tidak Bermaksud Melakukannya

Penulis: Akmal Saputra
08 Mar 2021, 00:00 WIB

Aljamain Sterling saat mendapat perawatan via GettyImages

Berita UFC: Petarung seni bela diri campuran, Petr Yan gagal mempertahankan gelar juara kelas bantam miliknya setelah di diskualifikasi pada pertarungan menghadapi Aljamain Sterling di UFC-259 yang digelar di UFC Apex di Las Vegas. Patarung Rusia itu di anggap melakukan tendangan ilegal kepada lawannya di ronde keempat.

Dia melakukan pelanggaran setelah mendaratkan lutut ilegal ke kepala lawannya tersebut. Yan menghajar Sterling dengan lutut saat sedang berada di bawah dan sesuai dengan aturan hal tersebut merupakan sesuatu yang ilegal.

Pusing karena pukulan itu, dia  langsung membentur kanvas dan diberi waktu lima menit oleh wasit untuk bisa pulih. Setelah Sterling tidak dapat melanjutkan, wasit Mark Smith menganggap hasil tersebut sebagai kerugian diskualifikasi untuk sang juara bertahan.

“Kamu melihat segalanya. Saya bahkan tidak tahu harus berkata apa. Sebelum pertarungan, wasit sangat memperhatikan posisi tangan saat petarung di-ground atau tidak. Saya terlalu fokus pada tangannya dan saya lupa tentang kakinya. Jelas saya tidak bermaksud melakukan tembakan ilegal," ungkap Yan dilansir dari MMAJunkie.

"Tidak, saya tidak menyadarinya. Untuk sementara, saya pikir saya melakukan segalanya dengan benar dan tidak berpikir dia dijatuhkan," sambungnya.

Petarung Jamaika itu menjadi petarung pertama dalam sejarah UFC yang meraih gelar juara karena didiskualifikasi dan dia tidak senang mendapatkan gelar pertamanya itu dengan cara tersebut dan menjatuhkan sabuk di kanvas segera setelah dinobatkan sebagai juara.

"Itu menyebalkan, dan saya pikir dia sebagai petarung dia juga tidak ingin menerima sabuk dengan cara ini. Dan jika dia akan sehat, semoga pertandingan ulang kita segera," tutupnya.

Artikel Tag: Petr Yan, Aljamain Sterling, UFC-259

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru