Julius Thomas Terkesan dengan Performa Pemain Paris Basketball
Julius Thomas Terkesan dengan Performa Pemain Paris Basketball
Berita Basket Eropa: Paris Basketball menampilkan salah satu performa paling mengesankan dalam sejarah klub pada Kamis malam, mengalahkan Maccabi Tel Aviv 113-80 dan sekaligus mencetak rekor skor baru dalam sejarah club asuhan Julius Thomas.
Kemenangan telak ini tidak hanya menandai kemenangan kandang yang menentukan, tetapi juga memberikan pukulan telak bagi harapan Maccabi untuk lolos ke babak playoff yang semakin menipis.
“Semua pujian diberikan kepada para pemain saya,” kata pelatih Paris, Julius Thomas. “Cara mereka menangani pertandingan sangat mengesankan. Mereka datang dengan rencana yang jelas dan menjalankannya dengan sangat baik. Saya sangat bangga pada mereka.”
Mengetahui bahwa ini kemungkinan besar adalah pertandingan yang harus dimenangkan, Maccabi tampak gugup sejak awal pertandingan. Sebaliknya, Paris langsung tampil agresif sejak awal, bermain dengan tempo yang sangat cepat dan terus menerus melakukan serangan balik.
Berkat tembakan jitu Sebastian Herrera dan pergerakan bola yang luar biasa, tuan rumah melaju dengan keunggulan dua digit dan segera unggul 17 poin. 41 poin yang dicetak Paris pada kuarter pembuka menandai kuarter dengan skor tertinggi klub sepanjang sejarah dan menyamai perolehan poin tertinggi kedua dalam satu kuarter dalam sejarah EuroLeague.
Justin Robinson menjadi penentu sepanjang pertandingan, menampilkan performa serba bisa yang luar biasa dengan 25 poin, 6 assist, dan PIR 35. Lebih dari sekadar angka, Robinson menekankan pola pikir baru dalam tim.
Kebebasan itu terlihat jelas di seluruh tim. Hampir semua pemain Paris mencetak poin, dengan Herrera menambahkan 16 poin dari 4 tembakan masuk dari 7 percobaan dari luar garis tiga poin. Allan Dokossi menyumbang 14 poin dan 4 rebound, sementara Nadir Hifi, Lamar Stevens, dan Amath M’Baye semuanya mencetak poin dua digit.
Artikel Tag: EuroLeague Basket 2026, Paris Basketball, Julius Thomas