Juara Olimpiade Federica Brignone Akhiri Musim Demi Pulihkan Cedera
Federica Brignone tampil luar biasa dengan merebut dua medali emas pada nomor super-G dan giant slalom di Olimpiade Milan-Cortina. (Foto: AP)
Juara Olimpiade Federica Brignone memutuskan mengakhiri musim lebih cepat demi fokus pada pemulihan cedera kaki yang masih mengganggunya setelah tampil heroik di Olimpiade Milan-Cortina 2026.
Pemain ski asal Italia itu mengumumkan keputusannya di Milan pada Senin (2/3) waktu setempat.
Brignone mengakui tubuhnya “membayar harga” setelah memaksakan diri kembali bertanding usai mengalami patah kaki demi membela negaranya di ajang Olimpiade yang digelar di tanah kelahirannya.
Federica Brignone tampil luar biasa dengan merebut dua medali emas pada nomor super-G dan giant slalom di Olimpiade tersebut.
Namun performanya di ajang Piala Dunia akhir pekan lalu di Andorra menunjukkan penurunan, setelah finis ke-15 dan kedelapan dalam dua balapan super-G.
“Saya meminta terlalu banyak dari tubuh saya dalam beberapa bulan terakhir. Saya mencoba melanjutkan musim ini, tetapi sekarang tubuh saya membayar harganya. Karena musim hampir berakhir, saya memutuskan untuk beristirahat dan melanjutkan rehabilitasi,” ujar Brignone.
Cedera serius itu bermula dari kecelakaan pada April tahun lalu yang menyebabkan beberapa tulang di kaki kirinya patah. Ia bahkan tidak bisa berjalan selama tiga bulan.
Dua operasi dan 42 jahitan diperlukan untuk memulihkan kondisinya. Hingga kini, terdapat pelat logam dan sejumlah sekrup yang masih tertanam di dalam kakinya.
Brignone baru kembali bertanding pada akhir Januari, hanya sedikit lebih dari dua pekan sebelum Olimpiade dimulai.
Keputusan untuk tetap tampil di Olimpiade terbukti membuahkan hasil gemilang dengan dua emas yang sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu legenda ski Italia.
Dengan usianya yang telah menginjak 35 tahun, Federica Brignone menjadi perempuan tertua yang meraih medali emas cabang ski alpen di Olimpiade.
Musim lalu, ia juga keluar sebagai juara umum Piala Dunia, mempertegas konsistensinya di level tertinggi.
Akibat keputusan ini, Brignone akan absen pada seri Piala Dunia akhir pekan ini di Val di Fassa, Italia.
Ia juga tidak akan tampil dalam dua seri penutup musim di Åre, Swedia, serta Lillehammer, Norwegia.
Pekan lalu, Federica Brignone sempat mengisyaratkan kemungkinan mengakhiri kariernya jika kondisi kakinya tidak menunjukkan perkembangan signifikan.
Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi mengenai masa depan atlet senior tersebut.
Meski demikian, untuk saat ini fokus utama Brignone adalah memulihkan kondisi fisiknya secara menyeluruh.
Keputusan menghentikan musim lebih awal dinilai sebagai langkah realistis demi menjaga peluangnya tetap kompetitif apabila memutuskan melanjutkan karier.
Keberhasilan meraih dua emas di Olimpiade Milan-Cortina telah menjadi pencapaian puncak dalam kariernya.
Namun perjuangan melawan cedera menunjukkan bahwa kesuksesan tersebut datang dengan pengorbanan besar.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin