Kanal

Jorge Martin Tak Lagi Terobsesi Menang Seperti Tahun 2024

Penulis: Gasti Lailasari
13 Agu 2026, 17:06 WIB

Jorge Martin Tak Lagi Terobsesi Menang Seperti Tahun 2024 - sumber: (motorsport)

Berita MotoGP kali ini mengungkapkan perubahan besar dalam pendekatan mental Jorge Martin dalam mengejar gelar MotoGP 2026. Pembalap dari tim pabrikan Aprilia ini mengaku telah berhenti terobsesi dengan memenangkan setiap balapan atau mempertahankan posisi teratas di klasemen. Martin, yang kini menjadi pesaing utama dalam perebutan gelar juara, berhasil bangkit dari keterpurukan pada tahun 2025 dan kembali meraih kemenangan balap. Pada Grand Prix Inggris akhir pekan lalu, Martin mengejutkan para pesaing dengan meraih posisi terdepan dalam kualifikasi, kemudian finis pertama dan kedua dalam dua balapan, sehingga memperpanjang keunggulannya di klasemen menjadi 31 poin.

Namun, Martin tetap bersikap tenang dan mengungkapkan bahwa tekanan untuk selalu berada di depan setiap pekan telah menguras mentalnya pada musim 2024, ketika ia meraih gelar juara. Saat ditanya bagaimana perasaannya sebagai pemimpin klasemen dibandingkan dua tahun lalu, Martin menjelaskan bahwa kini ia tidak terlalu peduli apakah berada di posisi pertama atau kedua. Fokus utamanya adalah terus meningkatkan kemampuannya agar bisa bersaing memperebutkan gelar di akhir musim. Ia menegaskan bahwa selama memiliki kesempatan bersaing untuk gelar, itu sudah cukup baginya.

Martin sempat pesimis terhadap peluang juaranya saat memasuki paruh kedua musim, setelah mengalami serangkaian balapan sulit sebelum jeda musim panas. Namun, akhir pekan yang kuat di Silverstone, di mana ia mampu menyetel motornya sesuai keinginannya, membantu memulihkan kepercayaan dirinya. Perubahan ini didorong oleh kembalinya pengaturan motor yang digunakannya saat meraih kemenangan dominan di Grand Prix Prancis bulan Mei, ditambah dengan paket aerodinamis baru yang hanya digunakannya di Inggris.

Martin berharap performanya di Silverstone menjadi terobosan nyata, terutama saat kejuaraan menuju sirkuit-sirkuit yang secara tradisional cocok dengan gaya balapnya. Baginya, lebih penting untuk kembali ke kecepatan tinggi daripada sekadar meraih poin atau hasil akhir. Ia lebih memilih bertarung demi kemenangan meski harus melakukan kesalahan saat berada di depan, daripada finis di posisi keenam setiap akhir pekan. Martin optimistis menyambut sisa musim, meski mengakui Aragon mungkin akan menjadi tantangan, karena dikenal sebagai "tempat Marc Marquez", tetapi ia tetap antusias menghadapi balapan-balapan lainnya yang dianggap cocok dengan gayanya.

Artikel Tag: Jorge Martin

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru